Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Surabaya Hampir Rampung, Polisi Turun Antisipasi Ketegangan
Advertisement . Scroll to see content

Debat Capres 2024 Ganjar Ungkap Prabowo sebagai Ketua HKTI, Ini Serunya Aksi Sentil

Selasa, 12 Desember 2023 | 21:26 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Debat Capres 2024 Ganjar Ungkap Prabowo sebagai Ketua HKTI, Ini Serunya Aksi Sentil
Ganjar Ungkap Prabowo sebagai Ketua HKTI yang tahu soal data petani. Foto iNewsSurabaya/MPI/Arif Julianto

JAKARTA, iNewsSurabaya.id - Momentum debat Pilpres 2024 memunculkan sorotan tajam dari calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo. Dalam merespon isu kelangkaan pupuk yang diajukan oleh Prabowo Subianto, Ganjar dengan tegas menyoroti kondisi kritis di berbagai daerah.

"Pupuk langka terjadi di Papua, Sumatera Utara, NTT, NTB, Kalimantan Timur, termasuk bensin," ungkap Ganjar dengan nada tegas dalam Debat Pilpres di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

Tidak hanya itu, Ganjar juga menyentuh sejarah Prabowo sebagai mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). "Mungkin Bapak sedikit agak lupa, karena Bapak pernah menjadi Ketua HKTI," sindirnya.

Namun, sorotan utama Ganjar adalah terkait data petani yang disebutnya "tidak pernah beres." Menurutnya, perlu penanganan serius agar distribusi pupuk dapat mencapai sasaran yang tepat.

"Pak, data petani kita tidak pernah beres. Maka jika kita bisa kelola data petani dengan baik, distribusi pupuk harus sampai dan tepat sasaran," tandas Ganjar.

Pada saat yang sama, Ganjar menegaskan urgensi untuk tidak membatasi kuota pupuk. "Kuota pupuk tidak boleh dibatasi. Saya langsung telepon Pak Wapres, 'Harap berikan tambahan, ini terjadi di seluruh Indonesia.' Ini yang harus kita kerjakan," pungkasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut