Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sports Mobile Legends Masuk Kurikulum Ekstrakurikuler di 100 SMP - SMA di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Hati-Hati, Demam Berdarah Jatim Meningkat Drastis, Jumlahnya Capai 3.638 Kasus

Senin, 04 Maret 2024 | 10:27 WIB
  • author Lukman Hakim
Hati-Hati, Demam Berdarah Jatim Meningkat Drastis, Jumlahnya Capai 3.638 Kasus
Demam Berdarah Jatim Meningkat Drastis Capai 3.638 Kasus. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mencatat, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jatim dari bulan Januari hingga minggu ketiga bulan Februari 2024, telah mencapai 3.638 kasus. 

Penjabat (Pj) Gubernur Jatim Adhy Karyono mengimbau masyarakat menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Dengan mengaktifkan kembali gerakan PSN ini, harapannya peran serta dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan setiap keluarga untuk memberantas DBD bisa ditingkatkan," katanya, Senin (4/3/2024).

Langkah selanjutnya, kata dia, adalah menyingkirkan atau memanfaatkan serta mendaur ulang barang bekas seperti ban bekas, botol plastik, kaleng bekas. Kemudian menghindari gigitan nyamuk. "Bisa dengan menanam pohon pengusir nyamuk, memakai kelambu, anti nyamuk serta memberikan larvasida. Memelihara ikan pemakan jentik, memasang ovitrap/larvitrap/mosquitotrap," jelasnya.

Adhy menekankan bahwa upaya pemberantasan DBD tidak bisa dilakukan sendiri. Melainkan harus menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Untuk itu, ia juga berharap besar agar sosialisasi oleh tenaga kesehatan di berbagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) bisa lebih digaungkan.

"Bisa juga berkolaborasi dengan RT/RW, TP-PKK hingga Karang Taruna untuk menggalakkan Gerakan PSN hingga ke rumah-rumah," ujarnya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut