Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Nayla, Siswa SDN Sumur Welut yang Terima Paket Makanan Bergizi dari Pemerintah!
Advertisement . Scroll to see content

Tahun Ini, Kementan Siapkan 9,5 Juta Ton Pupuk Bersubsidi, Perintah Presiden Langsung

Kamis, 18 April 2024 | 13:49 WIB
  • author Lukman Hakim
Tahun Ini, Kementan Siapkan 9,5 Juta Ton Pupuk Bersubsidi, Perintah Presiden Langsung
Kementan Siapkan 9,5 Juta Ton Pupuk Bersubsidi. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kementerian Pertanian (Kementan) tahun ini menaikkan alokasi pupuk subsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Kenaikan ini telah ditandatangani atas instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, kenaikan jatah pupuk subsidi untuk petani ini dapat dilihat dari ditambahnya anggaran. Ia mengatakan, anggaran pupuk ditambah sebesar Rp28 triliun, kini totalnya menjadi Rp54 triliun. 

“Kami tandatangani naik volumenya 100 persen per hari ini," ujarnya saat Apel Siaga di Lapangan Makodam V/Brawijaya Surabaya, Kamis (18/4/2024).

Amran menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim dan pimpinan perusahaan pupuk untuk menyampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota serta para kelompok petani bahwa jatah pupuk naik. 

"Kalau bisa hari ini, paling lambat besok sampai poktan (kelompok tani) infonya dan eksekusinya," ujarnya.

Amran juga mengingatkan bahwa semua petani harus dipermudah dalam pengambilannya. Yaitu cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Ia pun mengancam distributor, agen maupun pengecer yang mempersulit pengambilan pupuk. 

“Kalau persulit petani saya cabut izinnya. Tidak boleh jual pupuk lagi,” katanya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut