get app
inews
Aa Text
Read Next : Banjir di Jombang Kian Meluas, Pemkab Gerak Cepat Beri Bantuan ke Warga Terdampak

Kronologi Dua Bocil Kakak-Adik Tewas di Kubangan Bekas Galian C di Jombang, Ditinggal Ayah Shalat

Selasa, 10 Desember 2024 | 14:20 WIB
header img
Ilustrasi-Dua Bocil Kakak-Adik Tewas di Kubangan Bekas Galian C di Jombang. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

JOMBANG, iNewsSurabaya.id -  Polisi beberkan kronologi dua bocah cilik (bocil) perempuan berinisial NA (9) dan NL (7) ditemukan meninggal dunia di kubangan bekas galian C di Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Senin (9/12/2024) malam.

Sebelum ditemukan tewas, sekitar jam 14.30 WIB ayah korban menemani belajar kedua bocah kakak-adik itu hafalan Qur'an di rumahnya di Kecamatan Kesamben.

"Sekitar jam 14.42 WIB ayah korban meninggalkan kedua anaknya untuk mengumandangkan Azan Ashar di Masjid At-Taqwa di desanya," ujar Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan dalam keterangannya yang diterima iNews, Selasa (10/12/2024).

Setelah selesai melaksanakan Shalat Ashar berjamaah, ayah korban pulang ke rumah dan tidak melihat kedua anaknya di dalam rumah. Kondisi itu membuat keluarga panik. Hingga petang, upaya kedua orangtuanya mencari bocah kakak adik itu tak membuahkan hasil. 

"Kedua orang tua berusaha mencari kedua anaknya dan bertanya kepada tetangga sekitar namun tidak ada yang mengetahui keberadaan kedua anaknya tersebut," ujarnya.

Kemudian, kata Niswan, kedua orang tuanya bersama-sama dengan warga desa setempat berusaha mencari kedua korban ke sejumlah sudut, termasuk ke tempat teman-temannya. Pencarian NA dan NL, sekitar pukul 19.00 membuahkan hasil. Namun, kedua anak itu ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa karena tenggelam di dalam kubangan.

"Warga menemukan kedua korban berada di dalam air kubangan (bekas galian C) dalam kondisi sudah meninggal dunia," katanya.

Tak pelak kedua orang tua korban syok. Kejadian itu langsung dilaporkan ke polsek setempat. Menurut Niswan, polisi bersama tim inafis bergegas menuju lokasi untuk olah TKP dan melakukan visum luar pada tubuh korban. Setelah pemeriksaan, jenazah kakak adik itu dimakamkan di desa setempat.

Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab tenggelamnya kedua anak perempuan tersebut. Kejadian ini menjadi pelajaran para orang tua agar mengawasi anak-anak dan tidak membiarkannya bergerak bebas di lingkungan sekitarnya yang membahayakan keselamatan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut