Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Kaget, Robot Owly Milik Untag Surabaya Bisa Jawab Pertanyaan hingga Baca Ekspresi Wajah
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Korban Tertipu Link WhatsApp, Pakar IT Surabaya Ini Ungkap Cara Aman Menghindarinya

Senin, 09 Maret 2026 | 14:10 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Banyak Korban Tertipu Link WhatsApp, Pakar IT Surabaya Ini Ungkap Cara Aman Menghindarinya
Link mencurigakan di WhatsApp sering digunakan pelaku penipuan digital. Pakar IT Untag Surabaya membagikan langkah-langkah agar masyarakat tidak mudah tertipu. Foto ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Modus penipuan digital yang menyasar pengguna ponsel semakin marak dan kian canggih. Tidak hanya melalui panggilan telepon, para pelaku kini memanfaatkan pesan WhatsApp hingga SMS untuk menipu korban dengan berbagai cara, mulai dari iming-iming hadiah hingga pesan darurat yang memicu kepanikan.

Kondisi ini membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang momen ramai transaksi seperti Ramadan dan Idulfitri.

Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Supangat, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pesan yang datang dari nomor tidak dikenal. Menurutnya, banyak korban penipuan terjadi karena terburu-buru merespons pesan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Modus penipuan sekarang semakin kreatif. Pelaku biasanya menciptakan situasi yang seolah-olah darurat supaya korban panik dan langsung mengikuti instruksi yang diberikan,” ujar Supangat.

Supangat menjelaskan, salah satu cara paling umum yang digunakan pelaku adalah mengirimkan tautan mencurigakan atau file aplikasi yang bisa merusak sistem ponsel korban.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mengklik tautan atau mengunduh file dari nomor yang tidak dikenal, terutama file dengan format aplikasi.

“Jangan pernah mengunduh file berformat .apk atau mengklik link dari nomor asing. Cara ini sering dipakai pelaku untuk mengambil alih perangkat atau mencuri data pribadi korban,” jelasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut