Konflik Iran–Israel Picu Kelangkaan Kapal, Tarif Sewa Diprediksi Melonjak
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memproyeksikan adanya dampak positif bagi kinerja perusahaan menyusul eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang memicu penutupan Selat Hormuz.
Meski dua armada perusahaan terdampak langsung oleh penutupan jalur tersebut, ELPI melihat situasi ini sebagai katalis peningkatan pendapatan dalam jangka pendek hingga menengah.
Direktur Utama ELPI, Eka Taniputra menjelaskan bahwa ketegangan di Timur Tengah telah mengubah peta kekuatan supply and demand industri pelayaran secara regional dan global.
Menurut Eka, penutupan Selat Hormuz mengakibatkan banyak kapal Offshore Support Vessel (OSV) terjebak (lockdown) di wilayah Mediterania dan tidak bisa keluar menuju wilayah lain. Hal ini menyebabkan terjadinya shortage atau kelangkaan pasokan kapal secara regional.
"Dampaknya bagi kami positif. Dengan Selat Hormuz tutup, suplai kapal OSV di pasar regional turun drastis sementara permintaan justru naik. Hukum pasar berlaku, dalam satu bulan ke depan kita akan melihat harga sewa (charter rate) kapal OSV regional pasti melonjak signifikan," ujar Eka dalam paparan publik di Surabaya, Senin (9/3/2026).
Editor : Arif Ardliyanto