get app
inews
Aa Text
Read Next : Bisnis Rumah Sakit Swasta Menguat di Tengah Peningkatan Kebutuhan Layanan Kesehatan

Kelola 27 Persen Wilayah Kerja Migas, PHE Jaga Pasokan di Tengah Geopolitik Global

Kamis, 09 April 2026 | 21:59 WIB
header img
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto. Foto : istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), memastikan keberlanjutan pasokan jangka panjang di tengah ketidakpastian geopolitik global. ​

Saat ini, PHE mengelola sekitar 27 persen wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia. Kontribusinya pun sangat signifikan, yakni menyumbang 65% lifting minyak domestik dan 35 persen lifting gas domestik.

Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, menegaskan ketahanan energi jangka panjang membutuhkan keseimbangan antara optimalisasi produksi saat ini dan pembangunan keberlanjutan di masa depan.

“PHE berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi migas nasional melalui optimalisasi aset eksisting, eksplorasi sumber daya baru, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan recovery rate,” ujarnya dalam kegiatan media engagement, Kamis (9/4/2026).

Sepanjang 2025, PHE mencatatkan produksi sebesar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), yang terdiri dari 557 ribu barel minyak per hari dan 2,8 miliar kaki kubik gas per hari. Capaian ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional.

Memasuki 2026, PHE menjalankan sejumlah program strategis, diantaranya pengembangan lapangan migas, penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR), eksplorasi wilayah prospektif termasuk migas non konvensional, serta evaluasi peluang merger dan akuisisi untuk memperkuat portofolio hulu.

Selain itu, perusahaan juga mulai mendorong transformasi menuju energi rendah karbon sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

“Ketahanan energi ke depan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap transisi energi. Karena itu, kami mendorong dekarbonisasi operasi serta pengembangan bisnis Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) dan Carbon Capture Storage (CCS),” tambah Edi.

Sebagai implementasi komitmen tersebut, sepanjang 2025 PHE berhasil menurunkan emisi sebesar 1,6 juta ton CO2e melalui berbagai program efisiensi energi, pengurangan flaring, serta pemanfaatan energi rendah karbon.

PHE juga terus memperkuat aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE), tata kelola perusahaan, serta sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan proyek hulu migas yang berkelanjutan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut