Tak Lagi Capek 3 Jam Sangrai, Produksi Abon Ikan Asap Kenjeran Kini Dibantu Mesin Lebih Canggih
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Produksi abon ikan asap di kawasan Kenjeran, Surabaya, mulai beranjak dari cara manual menuju proses yang memanfaatkan teknologi tepat guna. Perubahan ini dirasakan langsung pelaku usaha Abon Ikan Asap (ASIAP), yang sebelumnya masih mengandalkan tenaga manusia hampir di setiap tahapan produksi.
Inovasi tersebut hadir melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). Program ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi produksi, kualitas pangan, hingga daya saing produk olahan ikan.
Salah satu mitra yang mendapatkan pendampingan adalah Yeni Ayu Suara Indah, pelaku usaha rumah tangga ASIAP yang berlokasi di Bulak Setro Utara 4A, Surabaya.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penerapan Teknologi Spinner, Heat Sealer, dan Desain Kemasan Berbasis PIRT untuk Penguatan Usaha Abon Ikan Asap (ASIAP)”.
Selain penerapan alat, tim juga memberikan workshop mengenai peningkatan mutu, keamanan pangan, standardisasi produksi, dan penguatan daya saing produk.
Program pengabdian masyarakat tersebut didukung pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Editor : Arif Ardliyanto