Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wagub Jatim Pastikan Tak Ada Korban Meninggal dalam Kasus Keracunan MBG di Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Bisnis Rumah Sakit Swasta Menguat di Tengah Peningkatan Kebutuhan Layanan Kesehatan

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:09 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Bisnis Rumah Sakit Swasta Menguat di Tengah Peningkatan Kebutuhan Layanan Kesehatan
PT Siloam International Hospitals Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025. Foto : Trisna.

TANGERANG, iNewsSurabaya.id - Pertumbuhan industri rumah sakit swasta di Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan berkualitas, penguatan teknologi medis, hingga ekspansi fasilitas kesehatan di berbagai daerah. 

Kondisi tersebut turut mendorong kinerja sejumlah operator rumah sakit nasional, termasuk PT Siloam International Hospitals Tbk yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba sepanjang tahun buku 2025.

PT Siloam International Hospitals Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan total pendapatan sebesar Rp12,8 triliun atau tumbuh 5,2 persen secara tahunan (year on year/YoY). Perseroan juga meraih EBITDA sebesar Rp2,8 triliun serta laba bersih mencapai Rp1,1 triliun.

Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar di Tangerang dan memperoleh persetujuan penuh dari para pemegang saham terhadap seluruh agenda rapat.

Presiden Direktur Siloam David Utama mengatakan pertumbuhan kinerja tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis jangka panjang perusahaan melalui strategi Next Gen Siloam (NGS).

“Kami dengan bangga melaporkan kinerja operasional dan keuangan yang kuat selama periode ini, didorong oleh implementasi strategi archetype, yang memungkinkan penyelarasan lebih kuat antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh jaringan kami,” ujar David dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

Ia menambahkan, strategi tersebut menjadi langkah awal transformasi yang lebih luas untuk memperkuat layanan kesehatan nasional yang berkualitas dan mudah dijangkau masyarakat.

“Ini menandai awal dari transformasi yang lebih luas, sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan mudah dijangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Di sisi tata kelola, RUPST juga menetapkan susunan Direksi dan Dewan Komisaris terbaru Perseroan. David Utama kembali dipercaya sebagai Presiden Direktur, sementara posisi Presiden Komisaris Komisaris Independen dijabat Dr. Yasonna H. Laoly.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut