get app
inews
Aa Text
Read Next : Cium Merah Putih dan Bagikan Pohon Sukun, Cara Unik PDI Perjuangan Tuban Lantik 206 Pengurus PAC

Disertasi Doktoral Unair Ungkap Faktor Utama Kemenangan Beruntun Anggota DPRD

Kamis, 30 April 2026 | 19:53 WIB
header img
Disertasi Reni Astuti (tengah) soroti investasi sosial sebagai kunci kemenangan politik. Foto : Trisna.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Disertasi doktoral Reni Astuti di Universitas Airlangga (Unair) menghadirkan perspektif baru mengenai konsep transactional leadership dalam politik, khususnya pada anggota DPRD yang mampu memenangkan pemilu hingga tiga periode berturut-turut (hattrick).

Dalam disertasinya berjudul Model Transactional Leadership Anggota DPRD Pemenang Pemilu Hattrick, Reni menegaskan bahwa kepemimpinan transaksional tidak selalu berbasis materi. Ia menemukan bahwa praktik di lapangan justru lebih banyak didominasi oleh investasi sosial.

Menurutnya, keberhasilan anggota dewan meraih kemenangan berulang tidak semata ditentukan oleh kekuatan finansial, melainkan oleh kemampuan membangun relasi dengan konstituen, menyerap aspirasi, serta menjaga kedekatan secara berkelanjutan.

“Transaksi dalam politik tidak selalu material, tetapi bisa berupa investasi sosial yang berdampak jangka panjang,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, disertasi tersebut juga mengungkap adanya pergeseran pola hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Jika teori klasik menempatkan relasi secara hierarkis, pemimpin di atas dan bawahan di bawah, dalam praktik politik lokal hubungan tersebut justru bersifat resiprokal atau timbal balik.

Reni menjelaskan, wakil rakyat tidak hanya berperan sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga berada dalam posisi diawasi oleh konstituen. Sebaliknya, masyarakat bergantung pada wakilnya untuk memperjuangkan aspirasi dalam kebijakan publik.

Temuan ini sekaligus memperluas konsep transactional leadership yang selama ini banyak diterapkan di sektor privat dan organisasi formal. Dalam konteks politik, relasi tersebut menjadi lebih egaliter dan dinamis.

Ia juga mengaitkan temuannya dengan konsep panopticon, yakni mekanisme pengawasan yang tidak hanya dilakukan oleh pemimpin terhadap bawahan, tetapi juga sebaliknya. 

Dalam politik, konstituen memiliki peran aktif dalam mengawasi kinerja wakil rakyat, sehingga mendorong transparansi dan akuntabilitas.

Secara empiris, penelitian ini mengambil objek anggota DPRD yang berhasil meraih kemenangan hattrick. Fenomena tersebut dinilai cukup luas terjadi, baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional, namun belum banyak dikaji secara akademik, terutama terkait faktor keberlanjutan kemenangan.

Melalui temuan ini, Reni menegaskan pentingnya menggeser paradigma politik dari transaksi jangka pendek berbasis materi menuju hubungan jangka panjang berbasis kepercayaan dan kedekatan sosial.

“Jika relasi antara wakil rakyat dan konstituen dibangun secara sehat dan berkelanjutan, maka demokrasi akan lebih berkualitas,” katanya.

Disertasi ini diharapkan dapat memperkaya khazanah teori kepemimpinan politik sekaligus menjadi rujukan praktis bagi aktor politik dalam merancang strategi yang lebih substantif dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Ketika anggota dewan membangun investasi sosial, bukan hanya peluang terpilih kembali yang meningkat, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” tutupnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut