Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Megawati Minta Kader Bantu Korban Bencana NTT, PDIP Surabaya Mulai Susun Gerakan
Advertisement . Scroll to see content

Jaga Asa Pelajar NTT, UWP Pastikan Bantuan Donasi Sasar Kebutuhan Sekolah dan Psikososial

Senin, 07 September 2026 | 14:19 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Jaga Asa Pelajar NTT, UWP Pastikan Bantuan Donasi Sasar Kebutuhan Sekolah dan Psikososial
Keluarga besar UWP menggalang donasi Rp25,5 juta untuk membantu siswa dan mahasiswa korban bencana NTT. Bantuan berasal dari gotong royong keluarga besar Wijaya Putra. Foto iNewsSurabaya.id/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) datang dari Surabaya. Universitas Wijaya Putra (UWP) bersama keluarga besar sekolah di bawah naungannya menggalang donasi untuk membantu siswa dan mahasiswa yang terdampak bencana.

Dari aksi solidaritas tersebut, terkumpul dana sebesar Rp25.500.000. Bantuan kemudian diserahkan di UWP Kampus Benowo, Surabaya, Senin (7/9/2026).

Penggalangan donasi ini melibatkan berbagai unsur dalam keluarga besar Wijaya Putra. Dosen, guru, karyawan, hingga peserta didik dari jenjang SMP, SMA, dan SMK ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut.


Keluarga besar UWP menggalang donasi Rp25,5 juta untuk membantu siswa dan mahasiswa korban bencana NTT. Bantuan berasal dari gotong royong keluarga besar Wijaya Putra. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Bagi UWP, gerakan tersebut bukan sekadar pengumpulan dana. Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana, khususnya mereka yang harus tetap melanjutkan pendidikan di tengah situasi sulit.

Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., mengatakan bencana yang menimpa masyarakat NTT merupakan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian bersama.

“Bencana yang menimpa saudara-saudara kita di NTT adalah panggilan kemanusiaan bagi kita semua. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para siswa dan mahasiswa di sana, terutama untuk mendukung kelangsungan pendidikan mereka,” ujarnya.

Menurut Budi, keberlanjutan pendidikan para korban menjadi salah satu perhatian dalam penyaluran bantuan. Sebab, selain kebutuhan sehari-hari, para pelajar juga membutuhkan dukungan agar aktivitas belajar mereka tidak terhenti akibat bencana.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut