Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Meluas ke Kawah Ijen, Jalur Pendakian Ditutup Total hingga Waktu Belum Ditentukan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Kawah Ijen Belum Padam, Helikopter Water Bombing Fokus Amankan Jalur Pendakian

Senin, 07 September 2026 | 08:49 WIB
  • author Siswanto
Kebakaran Kawah Ijen Belum Padam, Helikopter Water Bombing Fokus Amankan Jalur Pendakian
Helikopter water bombing BPBD Jatim dikerahkan memadamkan karhutla Kawah Ijen Banyuwangi. Jalur pendakian ditutup dan dua titik api jadi prioritas. (Foto iNewsSurabaya.id/Siswanto).

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kawah Ijen dan Gunung Ranti, Banyuwangi, memasuki tahap penanganan melalui jalur udara. Helikopter water bombing milik BPBD Jawa Timur dikerahkan untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani dari darat, Senin (7/9/2026).

Helikopter tersebut telah berada di kawasan Paltuding, pintu masuk pendakian Kawah Ijen. Penggunaan helikopter menjadi salah satu strategi pemadaman karena sejumlah titik kebakaran berada di medan yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bergerak cepat memberikan bantuan penanganan kebakaran.

“Alhamdulillah pengajuan kami untuk bantuan helikopter water bombing direspons cepat oleh Pemprov Jatim. Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur untuk membantu kebakaran di Kawah Ijen segera padam,” kata Ipuk.

Tenaga Ahli BPBD Provinsi Jawa Timur, Bagio, mengatakan operasi pemadaman dari udara akan diprioritaskan pada area di sekitar jalur pendakian Kawah Ijen.

Lokasi tersebut menjadi perhatian karena merupakan kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

“Untuk operasi pemadaman melalui jalur udara ini, kita prioritaskan jalur pendakian,” terang Bagio.

Namun, berapa kali helikopter dapat melakukan penyiraman dalam satu hari belum dapat dipastikan. Frekuensi water bombing sangat bergantung pada kondisi cuaca serta ketersediaan sumber air di sekitar kawasan Gunung Ijen.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut