Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Petik Laut Pancer Banyuwangi Digelar, Pancing Emas Jadi Bagian Ritual Sebelum Larung Sesaji
Advertisement . Scroll to see content

Asap Tebal Selimuti Banyuwangi, Hutan Jati Perhutani Terbakar Diduga dari Bakar Sampah

Senin, 13 Juli 2026 | 23:22 WIB
  • author Siswanto
Asap Tebal Selimuti Banyuwangi, Hutan Jati Perhutani Terbakar Diduga dari Bakar Sampah
Kebakaran hutan kembali terjadi di Banyuwangi Selatan. Api diduga berasal dari pembakaran sampah dan melalap kawasan hutan jati di BKPH Curahjati. Petugas gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman. (Foto iNewsSurabaya.id/Siswanto).

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Kebakaran hutan kembali melanda kawasan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Kobaran api melahap kawasan hutan jati di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Curahjati, tepatnya di petak 85 dan 39 Grajagan, hingga menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari berbagai penjuru.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga karena asap hitam membumbung tinggi di atas kawasan hutan. Beruntung, tim gabungan bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area hutan lainnya.

Kepala BKPH Curahjati, Syarifudin, membenarkan insiden kebakaran tersebut. Ia mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan terkait luas area yang terdampak maupun penyebab pasti munculnya api.

"Belum diketahui secara pasti luas kawasan hutan yang terbakar maupun penyebab munculnya api," ujar Syarifudin saat dikonfirmasi iNews.id MNC Group.

Meski demikian, api diketahui dengan cepat merambat karena kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau. Embusan angin yang cukup kencang juga membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke kawasan hutan jati.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut