Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Petugas Curiga Lihat Tumpukan di Balik Semak, Ternyata 45 Batang Kayu Jati Diduga Hasil Pembalakan
Advertisement . Scroll to see content

63 Batang Kayu Jati Diduga Hasil Pembalakan Liar Ditemukan di Rumah Kosong, Volumenya Bikin Kaget

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:29 WIB
  • author Siswanto
63 Batang Kayu Jati Diduga Hasil Pembalakan Liar Ditemukan di Rumah Kosong, Volumenya Bikin Kaget
Sebanyak 63 batang kayu jati berukuran 5,3878 meter kubik diduga hasil pembalakan liar ditemukan di belakang rumah kosong di Pesanggaran, Banyuwangi. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Sebanyak 63 batang kayu jati dengan volume mencapai 5,3878 meter kubik ditemukan menumpuk di belakang sebuah rumah kosong di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kayu gelondongan tersebut diduga berasal dari aktivitas pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.

Temuan ini terungkap setelah petugas menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan tumpukan kayu jati yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Lokasinya yang berada di belakang rumah kosong menjadi salah satu titik yang diperiksa petugas gabungan.

Pengungkapan kasus dugaan illegal logging tersebut bermula dari informasi warga mengenai tumpukan kayu di Dusun Silirbaru, RT 02/RW 04, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Danru Polhutmob) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Edy Wibowo, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melibatkan kepolisian setempat.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, kami langsung berkoordinasi dengan anggota Polsek Pesanggaran untuk bersama-sama menuju lokasi guna melakukan pengecekan,” kata Edy Wibowo.

Saat melakukan pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan puluhan batang kayu jati gelondongan yang ditumpuk di pekarangan belakang rumah kosong. Kayu-kayu tersebut tidak disertai dokumen yang dapat menjelaskan asal-usul maupun legalitas pengangkutannya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut