Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Target Pemilu 2029, Golkar Surabaya Perkuat Pasukan hingga Tingkat RT dan RW
Advertisement . Scroll to see content

Wacana Pilkada Lewat DPRD Menguat, Begini Pernyataan Politisi Muda Partai Golkar Jawa Timur

Kamis, 19 Desember 2024 | 11:03 WIB
  • author Lukman Hakim
Wacana Pilkada Lewat DPRD Menguat, Begini Pernyataan Politisi Muda Partai Golkar Jawa Timur
Politisi muda Partai Golkar Jawa Timur Bayu Airlangga, mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Foto iNewsSurabaya/lukman

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Politisi muda Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) Bayu Airlangga, mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). 

Ia menyebut usulan ini sebagai langkah maju untuk menciptakan efisiensi sekaligus meningkatkan kualitas kepala daerah yang terpilih. Menurut Bayu, usulan Presiden Prabowo yang juga didukung Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, relevan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini. 

“Pemilihan melalui DPRD bisa menjadi solusi untuk mengurangi biaya politik yang tinggi tanpa mengabaikan prinsip konstitusional,” ujarnya di Surabaya, Kamis (19/12/2024).

Ia menambahkan, pembahasan terkait mekanisme Pilkada melalui DPRD dapat dimasukkan ke dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Paket Politik yang mencakup pemilu, pilkada, dan partai politik. RUU ini diharapkan menjadi prioritas dalam program legislasi nasional (Prolegnas) tahun 2025.

“Biaya besar dalam Pilkada langsung sering menjadi beban bagi calon kepala daerah. Dengan pemilihan lewat DPRD, kita bisa meminimalkan itu sambil tetap menjaga kualitas pemimpin yang terpilih,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa usulan ini tetap berada dalam koridor konstitusi dan demokrasi. Menurutnya, mekanisme pemilihan melalui DPRD tidak akan mengurangi semangat demokrasi jika dilakukan dengan transparan dan akuntabel. “Biaya politik yang tinggi sering kali menimbulkan masalah baru, seperti korupsi atau praktik politik uang,” ungkapnya.

Bayu percaya bahwa usulan ini bisa menjadi bahan diskusi yang konstruktif di tingkat nasional. “Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama mencari solusi terbaik untuk masa depan demokrasi Indonesia,” tutupnya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut