Kisah Perjalanan Keluarga Menginspirasi Karya Seni Boya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Kisah keluarga menjadi sumber inspirasi Debora Ayu Quinta, seniman asal Bandung, dalam menciptakan karya seni.
Perempuan yang kerap disapa Boya itu menuangkan cerita perjalanan keluarganya melalui jahitan dan potongan kain.
Boya tumbuh dalam keluarga besar yang memiliki hubungan erat. Menurutnya, kedekatan tersebut turut membentuk perjalanan seninya. Ia dan anggota keluarganya saling mengandalkan. Mereka juga saling menjadi sumber inspirasi dalam menghasilkan karya.
“Iya betul, karena memang aku hidup dalam keluarga besar yang cukup erat, cukup kental juga. Jadi kita saling mengandalkan satu sama lain dan juga kita banyak terinspirasi satu sama lain,” ujar Boya, Sabtu (19/9/2026).
Cerita keluarga kemudian dituangkan melalui berbagai kain yang memiliki hubungan dengan perjalanan hidup keluarganya. Orang tua Boya kerap berpindah kota dan pulau karena pekerjaan.
Dalam perjalanan tersebut, mereka membawa pulang berbagai kain dari daerah yang didatangi. Kain-kain itu kemudian dikumpulkan dan dieksplorasi Boya menjadi bagian dari karya seninya.
“Ada, jadi kebetulan ibu saya dan ayah saya itu memang mereka berdua selalu kerjanya di luar kota. Jadi dari kota satu ke kota yang lain, dari pulau yang satu ke pulau yang lain juga. Jadi ada bentuk perjalanan yang terus berjalan,” tuturnya.
Kain yang digunakan cukup beragam. Di antaranya kain Lombok, kain Batak, ulos, dan batik. Bagi Boya, kain-kain tersebut bukan sekadar material. Setiap kain membawa cerita, perjalanan, dan kenangan keluarganya.
“Kadang ada oleh-oleh kain-kain seperti kain Lombok. Di dalam juga ada beberapa yang pakai kain Lombok, ada juga yang pakai kain Batak, ada ulos, kain-kain yang ada di rumah aku eksplor. Batik juga ada beberapa,” katanya.
Cerita tersebut tidak hanya disampaikan melalui visual. Boya juga menghadirkan musik instrumental sebagai bagian dari karya.
Ia berkolaborasi dengan saudaranya, Glenn Eliezer, untuk membuat musik orisinal. Musik tersebut dirancang untuk memperkuat cerita perjalanan keluarga.
Editor: Arif Ardliyanto