get app
inews
Aa Text
Read Next : Gen Z Jadi Sorotan, Guru Besar di Surabaya Ini Bongkar Cara Membaca Minat di Ruang Digital

Penduduk Jatim Tembus 42,11 Juta Jiwa, Didominasi Milenial dan Gen Z

Senin, 18 Mei 2026 | 12:42 WIB
header img
Dalam 5 tahun terakhir, penduduk Jawa Timur bertambah 1,44 juta jiwa. Foto : istimewa.

Penduduk Jatim Tembus 42,11 Juta Jiwa, Didominasi Milenial dan Gen Z

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jatim merilis hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. Data terbaru menunjukkan jumlah penduduk Jatim pada tahun 2025 tercatat sebanyak 42,11 juta jiwa.

Plt. Kepala BPS Provinsi Jatim, Herum Fajarwati, menjelaskan bahwa jumlah penduduk di Jatim terus mengalami tren peningkatan sejak Sensus Penduduk (SP) 2010. Jika dibandingkan dengan hasil SP2020, terdapat penambahan sekitar 1,44 juta jiwa dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

"Dalam periode 2020-2025, laju pertumbuhan penduduk Jatim berada di angka 0,73 persen per tahun. Namun, angka ini menunjukkan adanya perlambatan sebesar 0,06 persen poin jika dibandingkan periode 2010-2020 yang mencapai 0,79 persen," ujar Herum Fajarwati dalam rilisnya, Senin (18/5/2026).

Terkait komposisi jenis kelamin, SUPAS 2025 mencatat jumlah penduduk perempuan sedikit lebih banyak dibandingkan laki-laki. Tercatat ada 21,12 juta jiwa penduduk perempuan (50,16 persen) dan 20,98 juta jiwa penduduk laki-laki (49,84 persen).

"Rasio jenis kelamin di Jatim berada di angka 99, yang artinya terdapat 99 laki-laki untuk setiap 100 perempuan. Menariknya, Kabupaten Kediri dan Jombang mencatatkan rasio tertinggi yakni 102, sementara 19 kabupaten/kota lainnya memiliki jumlah perempuan yang lebih dominan," jelas Herum.

Herum juga menyoroti pergeseran struktur umur penduduk. Proporsi penduduk usia produktif (15–64 tahun) di Jatim saat ini mencapai 69,28 persen, meningkat dibandingkan tahun 2010. Sebaliknya, proporsi anak-anak (0-14 tahun) menurun, sementara proporsi lansia (65 tahun ke atas) justru meningkat signifikan dari 7,07 persen menjadi 10,15 persen.

Perubahan ini berdampak pada Rasio Ketergantungan yang kini berada di angka 44,35. Artinya, setiap 100 orang usia produktif menanggung beban 44 orang usia nonproduktif.

"Meski rasio ketergantungan meningkat dibandingkan tahun 2020, angka ini masih berada di bawah 50. Hal ini mengindikasikan bahwa Provinsi Jatim saat ini masih berada dalam fase bonus demografi," tambahnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut