Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri Selama Hampir Setahun
Advertisement . Scroll to see content

Polres Gresik Ungkap Pembunuhan di Randupadangan, Perempuan 22 Tahun Diamankan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:24 WIB
  • author Lukman Hakim
Polres Gresik Ungkap Pembunuhan di Randupadangan, Perempuan 22 Tahun Diamankan
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo. (Foto : istimewa).

GRESIK, iNewsSurabaya.id – Satreskrim Polres Gresik, Polda Jatim, mengungkap kasus pembunuhan terhadap MFH (23) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah toko bangunan di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik, Sabtu (3/10/2026) pagi.

Dalam penyidikan kasus tersebut, polisi telah memeriksa enam saksi dan mengantongi hasil visum korban. Penyidik juga mengamankan seorang perempuan berinisial IR (22) yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

IR diketahui menjadi pihak yang menghubungi layanan darurat kepolisian 110 sesaat setelah kejadian. Polisi kini masih mendalami rangkaian peristiwa serta motif di balik kematian MFH.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh satu orang.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan penyidikan. Untuk sementara, pelaku diduga masih satu orang," ujar Prasetyo di Mapolres Gresik, Rabu (7/10/2026).

Hasil visum turut menjadi bagian penting dalam penyidikan. Berdasarkan pemeriksaan medis, MFH meninggal dunia akibat kekerasan menggunakan benda tajam.

"Hasil visum menunjukkan adanya beberapa luka kekerasan benda tajam. Di antaranya tiga luka iris di kepala dan satu luka bacok," jelas AKP Prasetyo.

Polisi masih mencocokkan hasil visum dengan keterangan saksi, barang bukti, serta temuan di lokasi kejadian untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh.

Selain mengungkap kronologi, penyidik juga mendalami hubungan antara korban dan IR. Polisi menduga faktor asmara dan kecemburuan menjadi salah satu kemungkinan motif pembunuhan.

Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir penyidikan. Polisi masih mencocokkan berbagai bukti untuk memastikan motif sebenarnya.

"Dugaan (cemburu) itu masih terus kami dalami dengan mencocokkan keterangan para saksi, hasil visum, barang bukti, serta fakta-fakta lapangan," tambahnya.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut