Misteri Pintu Air Jagir, Antara Fungsi Vital dan Cerita Mistis
SURABAYA, iNewsSurabaya.id — Di balik fungsinya yang vital sebagai pengendali aliran air dan pencegah banjir, Pintu Air Jagir di kawasan Jagir, Wonokromo, menyimpan kisah-kisah mistis yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Bangunan peninggalan era kolonial yang berdiri sejak 1917 ini kerap dikaitkan dengan berbagai mitos, mulai dari kemunculan buaya putih hingga penampakan makhluk tak kasat mata.
Warga sekitar meyakini adanya penunggu di area pintu air yang digambarkan sebagai sosok buaya putih. Makhluk ini dipercaya menghuni aliran sungai di sekitar bangunan dan menjadi bagian dari cerita turun-temurun yang terus berkembang.
Nuansa mistis tersebut juga diperkuat oleh sejumlah peristiwa orang tenggelam di aliran Kali Jagir. Kejadian-kejadian itu kerap dikaitkan dengan anggapan adanya tumbal, sehingga semakin memperkuat citra angker lokasi ini.
Sejumlah warga, termasuk penjual alat pancing di sekitar lokasi, mengaku pernah mengalami kejadian ganjil. Mulai dari lampu yang tiba-tiba padam hingga penampakan sosok tinggi besar. Ada pula cerita tentang kemunculan perempuan berbaju putih yang terlihat pada malam hari.
Salah satu warga yang gemar memancing di kawasan tersebut, Edi Kurniawan, mengaku pernah mengalami kejadian yang membuatnya merinding.
“Beberapa bulan lalu, sebelum puasa, saya dan teman-teman mendengar suara orang minta tolong. Saya kira ada kecelakaan di jalan, tapi sumber suara seperti dari arah pintu air. Baru teringat sebelumnya memang ada orang yang meninggal di sana,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Saat memasuki area pagar menuju pintu air, pengunjung akan melihat ornamen kayu yang menempel di dinding sisi kiri. Sementara itu, suara deras aliran air yang mengalir dari barat ke timur terdengar cukup kuat, menciptakan suasana yang kian menambah kesan misterius.
Editor : Arif Ardliyanto