get app
inews
Aa Text
Read Next : Danantara Jadi Lembaga Investasi yang Sedang Seksi, Prof Sembiring Minta Politisi Tak Cawe-Cawe

Keren! Bank Emas Pegadaian Diresmikan Presiden, Transaksi Deposito Emas Capai Hampir Setengah Ton

Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:12 WIB
header img
Bank Emas Pegadaian, yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, mencatatkan lonjakan transaksi Deposito Emas mencapai lebih dari 400 kg. Foto iNEWSSURABAYA/ist

JAKARTA, iNEWSSURABAYA.ID – Layanan Bank Emas Pegadaian mencatatkan lonjakan signifikan setelah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rabu (26/02) lalu. Animo masyarakat terhadap produk Deposito Emas Pegadaian meningkat pesat, dengan transaksi mencapai lebih dari 400 kilogram, meningkat tajam dari 300 kilogram yang tercatat sehari sebelumnya.

Damar Latri Setiawan, Direktur Utama PT Pegadaian, menyatakan bahwa dalam waktu dua minggu setelah peluncuran, Deposito Emas Pegadaian telah berhasil menarik investasi mencapai 300 kg emas, senilai sekitar Rp500 miliar. “Kami sangat optimis dengan pertumbuhan ini, terutama setelah peresmian oleh Bapak Presiden. Kami percaya lebih banyak masyarakat akan tertarik untuk berinvestasi dalam Deposito Emas Pegadaian, karena selain keuntungan, mereka juga bisa mendapatkan imbal hasil yang menarik,” kata Damar dalam konferensi pers pada 26 Februari.

Deposito Emas Pegadaian merupakan pilihan investasi yang menjanjikan bagi masyarakat Indonesia. Layanan ini menawarkan fitur penyimpanan emas yang terstandarisasi, dengan pengelolaan oleh lembaga jasa keuangan terpercaya, yakni Pegadaian. Dengan menggunakan sistem ini, nasabah dapat merasa aman karena emas mereka diasuransikan, dan pegadaian menyediakan pilihan tenor deposito yang fleksibel serta imbal hasil yang menarik.

Beberapa syarat untuk dapat menikmati layanan Deposito Emas ini adalah nasabah harus memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, melakukan upgrade ke akun premium melalui aplikasi Pegadaian Digital versi 6.1.0, serta melakukan transaksi dengan minimal 5 gram emas.

Sunarso, Direktur Utama BRI yang merupakan induk usaha Pegadaian, mengungkapkan optimisme bahwa keberadaan Bank Emas Pegadaian semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat. “Sekarang sudah ada Bank Emas. Pegadaian sudah lama menyediakan layanan ini. Jika Anda memiliki emas, Anda dapat menyimpannya di Bank Emas Pegadaian dengan jaminan keamanan yang terpercaya,” jelas Sunarso.

Presiden Prabowo Subianto menyambut baik peluncuran Bank Emas Pegadaian, sebuah langkah besar dalam mengoptimalisasi pengelolaan emas dalam negeri. Dalam sambutannya, Presiden menyatakan, “Menjelang 80 tahun kemerdekaan Indonesia, kita bangga memiliki cadangan emas terbesar ke-6 dunia, dan kini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia memiliki Bank Emas.”

Keberadaan Bank Emas Pegadaian bertujuan untuk meningkatkan hilirisasi dan pengelolaan emas dalam negeri, memperkuat ekosistem industri emas nasional, serta meningkatkan cadangan emas negara. Inisiatif ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada penyimpanan emas di luar negeri, meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga Rp245 triliun, dan membuka sekitar 1,8 juta lapangan kerja baru.

Pegadaian, sebagai perusahaan jasa keuangan pertama di Indonesia yang memperoleh izin untuk menjalankan kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Desember 2024, kini resmi menjadi Bank Emas pertama di Indonesia. Dengan izin tersebut, Pegadaian dapat menjalankan berbagai layanan seperti Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.

Dengan hadirnya Bank Emas Pegadaian, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk berinvestasi dalam emas secara aman, menguntungkan, dan terpercaya. Layanan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekonomi nasional dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi emas.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut