get app
inews
Aa Text
Read Next : Angka Kemiskinan di Jawa Timur Diatas Nasional, Begini Pernyataan Resmi Pj Gubernur

Pemprov Jatim Tegas Hadapi Ormas Pengganggu Investasi, Begini Pernyataan Emil Dardak:

Jum'at, 28 Februari 2025 | 18:54 WIB
header img
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa Pemprov Jatim tidak akan ragu mengambil langkah strategis untuk memastikan kelancaran investasi. Foto iNEWSSURABAYA/lukman

SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas investasi di wilayahnya. Keberadaan organisasi masyarakat (ormas) yang dinilai mengganggu iklim bisnis, terutama dengan aksi demonstrasi di kawasan industri, menjadi perhatian serius pemerintah.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa Pemprov Jatim tidak akan ragu mengambil langkah strategis untuk memastikan kelancaran investasi.

"Kami harus berani dan tidak menunda-nunda dalam mengambil langkah tegas jika ada hambatan yang mengganggu iklim investasi," ujar Emil dalam acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakowil) Himpunan Kawasan Industri (HKI) Jatim, Jumat (28/2/2025).

Emil menekankan bahwa kawasan industri di Jatim telah memenuhi standar yang jelas dan siap untuk investasi. Menurutnya, tantangan lingkungan dan sosial dapat dikelola dengan baik asalkan ada sinergi antara pemerintah dan pelaku industri.

"Kawasan industri adalah rumah bagi kegiatan industri. Jika masih ada kendala, itu menjadi PR kami untuk bekerja bersama agar setiap kawasan industri benar-benar siap menerima investasi," tegasnya.

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil juga mendorong diskusi lebih teknis guna menyusun kebijakan yang lebih tepat. Dengan pendekatan ini, kawasan industri di Jatim diharapkan semakin menarik bagi investor domestik maupun asing.

Pemprov Jatim berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, sesuai target Presiden Prabowo Subianto. Emil pun mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam menjadikan Jatim sebagai pusat industri yang semakin maju dan inklusif.

"Mari kita terus bersinergi agar Jatim semakin kompetitif di kancah industri nasional maupun global," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum HKI, Sanny Iskandar, menyoroti gangguan keamanan yang ditimbulkan oleh beberapa ormas di kawasan industri. Menurutnya, ormas kerap menggelar demonstrasi dan menghambat operasional pabrik demi mendapatkan proyek terkait, seperti transportasi, katering, atau perluasan pabrik.

"Aksi ini tidak hanya mengganggu operasional perusahaan, tetapi juga merusak kepercayaan investor terhadap iklim bisnis di Indonesia," ungkap Sanny.

Bahkan, beberapa investor dikabarkan telah menyampaikan keluhan langsung kepada Presiden, meminta jaminan keamanan atas investasi mereka.

Dengan langkah tegas dari Pemprov Jatim, kawasan industri diharapkan semakin aman dan kondusif bagi investasi. Keberlanjutan bisnis dan pertumbuhan ekonomi daerah menjadi prioritas utama, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menarik lebih banyak investor ke Jawa Timur.

 

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut