Bangun Budaya Keselamatan Sejak dari Rumah, Jadikan Mudik sebagai Ibadah Penuh Kesadaran

Dalam konteks perjalanan, Edi juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan diri, terlebih bagi pemudik yang berpuasa. Ia menyarankan agar tidak berkendara dalam kondisi mengantuk atau lelah, serta membawa obat-obatan pribadi, vitamin, dan makanan sehat selama perjalanan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keselamatan bukan hasil dari peralatan canggih semata, melainkan dari niat dan kesadaran kolektif untuk saling menjaga.
“Jadikan mudik sebagai ruang belajar bahwa keselamatan adalah wujud cinta. Kepada keluarga, kepada rumah, dan kepada masa depan,” ujarnya.
Edi yang juga dikenal aktif dalam gerakan pemberdayaan masyarakat melalui Kampung Edukasi Sampah di Sidoarjo, berharap bahwa budaya keselamatan dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat, tak hanya saat mudik tapi juga dalam keseharian.
“Kalau selama ini kita mengartikan mudik sebagai perjalanan pulang, saya ingin masyarakat mulai melihatnya sebagai perjalanan pulang yang aman, sehat, dan penuh kesadaran. Karena sejatinya, kemenangan sejati di Hari Raya adalah saat kita bisa pulang, selamat, dan kembali dengan berkah,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto