get app
inews
Aa Text
Read Next : Keren! Surabaya Siapkan Gebrakan Wisata dan Ekonomi Kreatif 2025, Ada Kampung Jepang

Kebangkitan Reog Ponorogo di Surabaya, Ribuan Warga Terkesima dalam Ramadan Berbudaya di Kota Lama

Selasa, 25 Maret 2025 | 15:09 WIB
header img
Reog Ponorogo, Reog Surabaya, budaya Surabaya, pentas seni Reog, Ramadan Berbudaya, Kota Lama Surabaya, Armuji, event budaya Surabaya, seni tradisional Indonesia. Foto iNEWSSURABAYA/arif

SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID – Akhir Ramadan menjadi momentum kebangkitan seni budaya Reog Ponorogo di Kota Surabaya. Dalam event bertajuk "Ramadan Berbudaya: Reog Suroboyo Nyawiji Wani!", sebanyak 30 kelompok Reog tampil memukau di kawasan Wisata Kota Lama Surabaya, menghipnotis ribuan warga yang antusias menyaksikan pertunjukan spektakuler ini.

Sorak sorai penonton mengiringi setiap aksi para seniman yang bersaing menampilkan atraksi terbaik mereka. Dari gerakan tari yang dinamis hingga kelihaian memainkan Reog, semuanya berpadu dalam sebuah pertunjukan yang penuh energi dan semangat pelestarian budaya.


Reog Ponorogo, Reog Surabaya, budaya Surabaya, pentas seni Reog, Ramadan Berbudaya, Kota Lama Surabaya, Armuji, event budaya Surabaya, seni tradisional Indonesia. Foto iNEWSSURABAYA/arif

Melihat antusiasme tinggi masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen menjadikan event ini sebagai agenda rutin tahunan. 

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap keberlangsungan seni Reog.

"Saya sangat senang dengan event ini. Reog memang asli dari Ponorogo, tetapi sudah menjadi ikon budaya nasional yang harus kita lestarikan. Ke depannya, kami akan menjadikan acara seperti ini sebagai agenda tahunan agar Reog semakin berkembang di Surabaya," ujar Armuji.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menegaskan pentingnya menjaga eksistensi Reog sebagai warisan budaya Indonesia. 

"Jangan sampai Reog diklaim negara lain. Kita wajib mempertahankan budaya ini sebagai bagian dari identitas bangsa," tegasnya.

Ketua Panitia, Bayu Arypta Pratama, menyampaikan bahwa tujuan utama event ini adalah membangkitkan kembali seni Reog di Surabaya serta memperkenalkannya lebih luas kepada masyarakat.

"Kami ingin Reog tidak hanya dikenal di Ponorogo, tetapi juga melekat di hati warga Surabaya. Kami berharap pemerintah kota bisa menyediakan ruang bagi seniman untuk terus berkreasi dan menampilkan pertunjukan secara rutin," ungkap Bayu.

Dengan suksesnya acara "Ramadan Berbudaya", diharapkan seni Reog Ponorogo semakin berkembang dan mendapat tempat istimewa di hati masyarakat Surabaya. 


Reog Ponorogo, Reog Surabaya, budaya Surabaya, pentas seni Reog, Ramadan Berbudaya, Kota Lama Surabaya, Armuji, event budaya Surabaya, seni tradisional Indonesia. Foto iNEWSSURABAYA/arif

Semangat pelestarian budaya ini menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan seni tradisional agar tetap hidup dan semakin dikenal generasi muda.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut