Bohong! Pemudik Mengaku Dibegal di Bypass Jombang, Faktanya Malu Pulang Tanpa Uang

Sebelumnya, Dwi mengaku mengalami pembegalan setelah menarik uang dari ATM di Mojoagung. Dalam laporan awalnya, ia menyebut diikuti oleh enam pelaku yang mengendarai tiga motor, lalu dirampok dan dibacok saat mencoba mempertahankan tasnya.
Namun, hasil penyelidikan membuktikan bahwa cerita tersebut tidak benar. Tidak ada bukti CCTV atau saksi yang mendukung klaimnya, dan luka yang ada pada tubuhnya ternyata bukan akibat serangan pelaku.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak sembarangan membuat laporan palsu. Selain dapat menimbulkan keresahan, tindakan ini juga dapat berujung pada konsekuensi hukum. Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menghadapi masalah pribadi tanpa harus melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Editor : Arif Ardliyanto