get app
inews
Aa Text
Read Next : 8 Bangunan Tak Berizin di Surabaya Barat Disegel Satpol PP Surabaya, Ini Alasannya

Operasi Asuhan Rembulan, Satpol PP Surabaya Temukan Alat Kontrasepsi di Pemakaman Kembang Kuning

Selasa, 01 April 2025 | 09:39 WIB
header img
Satpol PP Surabaya temukan alat kontrasepsi di Pemakaman Kembang Kuning saat Operasi Asuhan Rembulan. Foto iNEWSSURABAYA/ist

SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP terus berupaya menjaga ketertiban dan keamanan Kota Pahlawan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah Operasi Asuhan Rembulan (AR), yang kali ini menyasar area pemakaman Kembang Kuning, Kecamatan Sawahan, pada Minggu (30/3/2025) malam.

Pemakaman Kembang Kuning dipilih sebagai target operasi karena diduga sering disalahgunakan sebagai tempat aktivitas negatif oleh Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) pada malam hari. Beberapa kali, petugas Satpol PP mengamankan WRSE yang kedapatan melakukan tindakan asusila di lokasi tersebut.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Sawahan, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menyisir area pemakaman dan mencegah berbagai aktivitas yang melanggar ketertiban.

"Kami melakukan patroli dengan menyisir lokasi-lokasi yang berpotensi digunakan untuk kegiatan negatif. Patroli ini melibatkan tim gabungan dari kecamatan, kelurahan Sawahan, serta rekan-rekan TNI dan Polri," ujar Indra.

Selain menertibkan WRSE, operasi ini juga bertujuan untuk mencegah pesta minuman keras (miras) yang kerap terjadi di area pemakaman. Indra menegaskan bahwa laporan dari masyarakat menjadi dasar penting bagi Satpol PP dalam menentukan lokasi patroli.

"Pesta miras juga menjadi perhatian utama dalam patroli ini, karena kami sering menerima laporan mengenai aktivitas minum-minum di area pemakaman Kembang Kuning," tambahnya.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan, seperti alat kontrasepsi, tisu, losion tubuh, sarung, dan tikar.

"Pada patroli kali ini, kami tidak menemukan aktivitas WRSE maupun pesta miras. Namun, barang bukti yang ditemukan di lokasi langsung kami musnahkan dengan cara dibakar di tempat," jelas Indra.

Indra menegaskan bahwa patroli di area pemakaman Kembang Kuning akan terus dilakukan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

"Kami akan terus melakukan patroli secara masif di area pemakaman untuk mencegah aktivitas negatif dan menjaga ketertiban di wilayah Kecamatan Sawahan," tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas terdekat jika mengetahui adanya aktivitas WRSE atau kegiatan mencurigakan lainnya.

"Kami sangat terbuka terhadap informasi dari masyarakat. Mari kita gunakan area pemakaman ini sesuai dengan fungsinya," pungkasnya.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut