Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pembebasan Pajak Kendaraan, ARCI Usul Fokus pada Penerima PKH Jatim
Advertisement . Scroll to see content

E-Warong Kediri Tak Meringankan, Muncul Iuran Dadakan yang Beratkan Beban Masyarakat

Selasa, 29 Maret 2022 | 22:44 WIB
  • author Irfan Nur
E-Warong Kediri Tak Meringankan, Muncul Iuran Dadakan yang Beratkan Beban Masyarakat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri telah membentuk 36 elektronik warung gotong royong (E-Warong)

Ia menuturkan, salah satu contoh adalah di Kecamatan Wates Kediri, selama ini proses E-Warung dikendalikan pendamping dan pihak kecamatan. Padahal seharus-nya mereka hanya memberikan wawasan yang benar atas program pemerintah ini.

"Kami dibebankan iuran bulanan, serta iuran yang tidak masuk akal. Sebab kami harus bayar denda 11.250/KPM kepada kelompok. Ini aturan dari mana?," tanyanya.

Padahal, ditambahkannya, selama ini tidak ada aturan yang mengharuskan atau yang mengatakan denda atau iuran dan lain sebagainya. "Kami warga yang kebetulan menjadi pengelola E-Warong merasa menjadi boneka yang harus ini dan itu. Juklak jukliskan sudah jelas, mengapa masih mengintimidasi yang lain untuk patuh, ini sudah menyalahi aturan," tuturnya.

Dilain pihak Mindarsih, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (RKSK) saat dimintai keterangan perihal denda di tiap kelompok E-Warong mengaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak ada denda.

"Tidak ada denda mas, yang ada adalah iuran setiap kelompok yang dikumpulkan lewat bendahara kelompok E-Warong di kecamatan Wates," terangnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut