Semester I 2025, Jawa Timur Raup Investasi Rp74,6 Triliun, Serap 130 Ribu Tenaga Kerja
Untuk investasi asing, lima negara menjadi penyumbang terbesar: Amerika Serikat melalui PT Freeport di sektor pertambangan, Singapura lewat PT Tri Sakti Purwosari Makmur di Pasuruan untuk industri makanan, Hong Kong lewat New Asia International di Sidoarjo untuk industri logam, Tiongkok melalui Xinyi Glass Indonesia di Gresik pada industri mineral non-logam dan Jepang melalui Waitana Karya Pembangunan di Jember untuk proyek perumahan dan kawasan industri.
Dyah menegaskan, arah kebijakan investasi Jawa Timur kini mengedepankan hilirisasi di berbagai sektor, mulai dari mineral dan batubara, minyak dan gas bumi, perkebunan dan kehutanan, hingga perikanan dan kelautan.
“Hilirisasi menjadi kunci agar nilai tambah dari setiap komoditas bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Jawa Timur,” tandasnya.
Dengan capaian ini, Jawa Timur tak hanya memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, tetapi juga menjadi bukti bahwa iklim investasi yang kondusif mampu mendongkrak perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja dalam jumlah besar.
Editor : Arif Ardliyanto