Jaga Kesehatan Pekerja, TPK Bitung Lakukan Pemeriksaan Gratis Selama Tiga Hari
BITUNG, iNewsSurabaya.id – Suasana Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung tampak berbeda pada 12–14 Agustus 2025. Selama tiga hari, deru mesin dan aktivitas bongkar muat diwarnai senyum para tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang berbondong-bondong memeriksakan kesehatan mereka secara gratis.
Program pemeriksaan ini menjadi bukti nyata kepedulian TPK Bitung terhadap para pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung operasional pelabuhan.
Pelaksana Harian (Plh) Terminal Head TPK Bitung, Torba, mengatakan bahwa kesehatan para TKBM merupakan modal penting untuk menjaga kelancaran dan keamanan kerja di terminal peti kemas.
“Para pekerja di lapangan memiliki risiko kesehatan yang tidak kecil. Seringkali mereka kurang memperhatikan asupan gizi dan hidrasi, sehingga rawan mengalami masalah kesehatan. Lewat kegiatan ini, kami ingin memastikan kondisi mereka tetap prima dan produktif,” jelas Torba.
Tak kurang dari 600 TKBM mengikuti rangkaian pemeriksaan yang mencakup cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi langsung dengan dokter. Antusiasme terlihat sejak pagi—banyak pekerja datang lebih awal agar bisa mendapat giliran lebih cepat.
Abdul Gani Puhi, Sekretaris Pengurus Koperasi TKBM Sejahtera Pelabuhan Bitung, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Pemeriksaan seperti ini sangat membantu kami, terutama untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Ini bentuk perhatian yang luar biasa dari TPK Bitung kepada kami,” ujarnya.
Tak hanya pemeriksaan medis, kegiatan ini juga disertai edukasi singkat tentang pola hidup sehat, nutrisi seimbang, dan keselamatan kerja. Harapannya, para pekerja bisa menerapkan gaya hidup yang mendukung kesehatan jangka panjang.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus komitmen Pelindo TPK Bitung dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Dengan langkah sederhana namun bermakna ini, TPK Bitung ingin memastikan bahwa pelabuhan bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga lingkungan yang aman, sehat, dan peduli pada kesejahteraan para pekerjanya.
Editor : Arif Ardliyanto