Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Pulang Kerja Berujung Maut, Pemuda Mojokerto Ditemukan Tewas di Sungai Brantas Dini Hari
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Pencemaran Sungai Brantas, 73 Persen Limbah Berasal dari Rumah Tangga

Rabu, 17 September 2025 | 08:39 WIB
  • author Lukman Hakim
Krisis Pencemaran Sungai Brantas, 73 Persen Limbah Berasal dari Rumah Tangga
Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas kian mengkhawatirkan. Sungai terbesar kedua di Pulau Jawa ini menghadapi berbagai persoalan serius. Foto iNewsSurabaya/lukman

DAS Brantas memiliki luas sekitar 11.800–12.070 km², mencakup seperempat wilayah Jawa Timur dan melintasi 16 kabupaten/kota. Sungai sepanjang 320 km ini bermata air di Kota Batu, mengelilingi Gunung Kelud, lalu bermuara ke Kali Surabaya dan Kali Porong.

Lebih dari 60 persen penduduk Jawa Timur menggantungkan hidup pada Brantas. Sungai ini menjadi sumber air baku rumah tangga dan industri, penyokong irigasi lumbung pangan nasional, hingga pemasok energi melalui PLTA.

“Sehatnya Brantas berarti sehatnya Jawa Timur. Jika Brantas rusak, ancamannya sangat besar bagi masa depan kita,” kata Emil menegaskan.

Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa, Eduward Hutapea, menambahkan bahwa forum kerja teknis ini diharapkan melahirkan langkah nyata. 

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pedoman bagi semua pihak yang ingin berkolaborasi dalam pengelolaan DAS. Tujuannya tentu memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” ujarnya.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut