Hadapi Informasi Provokatif di Dunia Maya, Surabaya Cetak Anak Muda Jadi Calon Pemimpin
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat mental dan karakter generasi muda agar siap menghadapi derasnya arus informasi di era digital. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui program Pembinaan Kepemimpinan Bagi Pemuda yang diikuti 50 anak muda Surabaya.
Kegiatan ini digelar untuk menyiapkan pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh konten negatif maupun hoaks yang marak di dunia maya. Para peserta mendapat pembekalan langsung dari narasumber profesional, yakni Arif Ardliyanto selaku Pemimpin Redaksi iNewsSurabaya.id, serta Chandra Tri Kurniawan, S.Pd, Direktur Permata Academy.
Acara dibuka secara resmi oleh Kasie Kepemudaan sekaligus Ketua Tim Kerja Disbudporapar Kota Surabaya, Achmad Meydana, ST, yang mewakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya. Ia menegaskan, pemuda perlu memiliki ketajaman berpikir dan tidak mudah terpengaruh isu provokatif.
“Anak muda harus cermat membaca situasi. Jangan sampai gampang terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Karena itu, kami menghadirkan narasumber yang mampu memberikan gambaran nyata tantangan di era digital,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Hidayat Syah, menekankan bahwa pembekalan ini penting sebagai bekal generasi muda dalam memimpin di masa depan. “Pemuda adalah calon pemimpin bangsa. Karena itu, mereka harus memiliki keahlian kepemimpinan, dimulai dari kemampuan mengelola dirinya sendiri,” ucapnya.
Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar, Erringgo Perkasa, menambahkan bahwa pembinaan tidak berhenti pada satu kegiatan. Pihaknya akan terus menghadirkan program berkesinambungan untuk memperluas wawasan pemuda Surabaya. “Perubahan di era digital terjadi sangat cepat. Maka langkah antisipasi juga harus cepat agar generasi muda tidak tertinggal,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto