Birthday Check-Up: Tradisi Baru Merayakan Ulang Tahun dengan Lebih Bermakna
Namun, program semacam ini harus benar-benar dikawal efektivitasnya. Pertanyaannya: apakah fasilitas kesehatan di daerah sudah siap menampung peningkatan jumlah pemeriksaan? Bagaimana data hasil pemeriksaan dikelola agar bisa dimanfaatkan untuk menyusun kebijakan kesehatan nasional yang lebih akurat?
Selain itu, untuk masyarakat dengan penghasilan terbatas, biaya check-up tahunan bisa menjadi tantangan. Maka, subsidi, asuransi, atau insentif pajak kesehatan bisa menjadi solusi jika dirancang dengan matang tanpa membebani sistem nasional.
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung perubahan perilaku ini. Misalnya, kampus seperti Untag Surabaya bisa menjadi mitra riset yang menilai efektivitas sosial dan ekonomi dari konsep Birthday Check-Up. Selain menghasilkan penelitian berbasis data, kampus juga dapat menjadi contoh nyata dalam penerapan budaya hidup sehat di lingkungan akademik.
Dengan kolaborasi antara peneliti, tenaga medis, dan pembuat kebijakan, lahirlah ekosistem kesehatan yang lebih cerdas, inklusif, dan berkelanjutan.
Era digital membuka peluang besar untuk memperkuat konsep Birthday Check-Up. Bayangkan jika setiap orang memiliki profil kesehatan digital yang otomatis memperingatkan jadwal check-up tahunan, menyimpan hasil laboratorium, dan memberikan rekomendasi gaya hidup sehat.
Dengan teknologi seperti big data dan AI, sistem kesehatan bisa menjadi lebih personal dan prediktif. Pemeriksaan tahunan tidak lagi sekadar formalitas, melainkan bagian dari sistem smart healthcare yang benar-benar membantu masyarakat hidup lebih sehat dan produktif.
Pada akhirnya, Birthday Check-Up bukan hanya tentang pemeriksaan medis, tetapi tentang cara pandang baru terhadap hidup. Momen ulang tahun menjadi refleksi: apakah tubuh dan pikiran kita masih seimbang? Apakah kita sudah cukup peduli menjaga diri untuk masa depan?
Mungkin sudah waktunya kita menambahkan satu tradisi baru di setiap perayaan ulang tahun: memeriksakan kesehatan sebagai bentuk rasa syukur. Karena sejatinya, usia yang bertambah bukan sekadar angka, tetapi juga kesempatan untuk hidup lebih baik, lebih sadar, dan lebih sehat.
Oleh:
Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya
Editor : Arif Ardliyanto