get app
inews
Aa Text
Read Next : Digitalisasi Jadi Kunci Kebangkitan Usaha, UWP Putuskan Bantu UMKM Surabaya Tembus Pasar Lebih Luas

Langkah Strategis Kampus Ini Buat Iri, Kukuhkan Guru Besar UMKM yang Lagi Dibutuhkan Pemerintah

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 11:24 WIB
header img
Universitas Wijaya Putra mengukuhkan Guru Besar UMKM sebagai upaya mendukung Target Nasional Naikkan Jumlah Pelaku Usaha hingga 8 Persen. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Universitas Wijaya Putra (UWP) kembali mencatat sejarah baru. Kampus yang dikenal sebagai pelopor pendidikan berbasis sociopreneurship itu resmi mengukuhkan Prof. Dr. Nugroho Mardi Wibowo, SE., M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Manajemen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pengukuhan yang digelar di Dyandra Convention Center Surabaya, Sabtu (18/10/2025), menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan tinggi. Kehadiran Guru Besar di bidang UMKM ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi akademisi dalam membantu pemerintah mencapai target peningkatan jumlah pelaku UMKM hingga 8 persen dari total penduduk Indonesia, naik dari angka saat ini yang masih sekitar 4 persen.

Rektor Universitas Wijaya Putra, Dr. Budi Endarto, SH., M.Hum., menyampaikan bahwa pengukuhan Prof. Nugroho menjadi langkah strategis bagi kampus dalam memperkuat riset dan inovasi di bidang kewirausahaan mikro dan kecil.

“Prof. Nugroho telah menunjukkan kontribusi besar dalam penelitian, pengembangan kurikulum, dan pengabdian kepada masyarakat. Gelar ini bukan hanya penghargaan akademik, tetapi juga dorongan bagi dosen lain agar terus berprestasi dan memperluas dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor Budi Endarto.


Universitas Wijaya Putra mengukuhkan Guru Besar UMKM sebagai upaya mendukung Target Nasional Naikkan Jumlah Pelaku Usaha hingga 8 Persen. Foto iNewsSurabaya/ist

Menurutnya, keberadaan Guru Besar di bidang UMKM akan memperkuat posisi UWP sebagai pusat inovasi kewirausahaan dan pengembangan ekonomi kerakyatan. Dengan basis keilmuan dan riset yang kuat, kampus ini berkomitmen melahirkan lebih banyak wirausahawan muda yang mampu bersaing di era digital.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Nugroho Mardi Wibowo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM memerlukan sinergi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami akan fokus pada pengembangan program pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi, penelitian strategi pemasaran inovatif, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil agar bisa naik kelas,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya mengembangkan konsep sosiopreneurship, yakni model wirausaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan positif.

“Sosiopreneur adalah wirausahawan yang menggabungkan nilai bisnis dengan kepedulian sosial. Visi UWP sebagai kampus sosiopreneur berbasis riset sangat relevan dengan tantangan masa kini,” tegas Prof. Nugroho.

Pengukuhan ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Wijaya Putra, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital dalam menggerakkan ekonomi nasional melalui sektor UMKM.

Dengan riset, pendampingan, dan inovasi berkelanjutan, UWP berkomitmen mendukung pencapaian target pemerintah meningkatkan jumlah UMKM aktif menjadi 8 persen. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi UWP sebagai kampus riset yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kewirausahaan sosial.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut