Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kudatuli 27 Juli 1996 Kembali Dikenang, Akademisi Unair Soroti Tantangan Demokrasi Era Digital
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena K-Drama dan Pembentukan Karakter Gen Z di Era Digital

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 09:06 WIB
  • author Redaksi
Fenomena K-Drama dan Pembentukan Karakter Gen Z di Era Digital
K-drama kini tidak hanya menjadi tontonan, melainkan juga medium yang berperan besar dalam membentuk gaya hidup, pola pikir, dan nilai-nilai sosial Generasi Z. Foto: Pinterest

Jaket oversized, sweater polos, sepatu sneaker minimalis, hingga aksesori sederhana kini menjadi pemandangan umum di kalangan remaja dan mahasiswa. Teknik layering serta dominasi warna pastel yang sering muncul di layar turut diadaptasi menjadi bagian dari gaya modern mereka.

Fenomena ini mendorong lahirnya tren K-fashion, yang tak hanya diikuti oleh produk Korea, tetapi juga diadopsi oleh merek lokal dan internasional. Peran media sosial mempercepat penyebaran tren tersebut, menciptakan keseragaman gaya yang khas di kalangan Generasi Z.

Tak berhenti di dunia fesyen, pengaruh K-drama juga merambah ranah kuliner. Makanan khas Korea seperti kimchi, bibimbap, tteokbokki, dan kimbap kini makin populer di kalangan anak muda. Kemunculan hidangan-hidangan tersebut dalam adegan drama menimbulkan rasa penasaran dan dorongan untuk mencobanya secara langsung.

Selain itu, produk kecantikan asal Korea atau K-beauty turut memperoleh sorotan besar berkat eksposur masif dari K-drama. Produk perawatan kulit dan riasan wajah yang digunakan oleh para aktor menjadi tren baru yang diikuti banyak penggemar.

Daya tarik K-drama tidak berhenti pada visual dan cerita. Bahasa Korea dengan ekspresi dan gaya bicaranya yang khas juga menjadi magnet tersendiri. Banyak penonton Generasi Z terdorong untuk mempelajari bahasa Korea secara mandiri, baik melalui aplikasi, kursus daring, maupun komunitas belajar. Ungkapan seperti “oppa,” “onnie,” atau “anyeonghaseyo” kini akrab di telinga remaja dan menjadi bagian dari kosakata sehari-hari mereka.

Keterlibatan ini menunjukkan bahwa K-drama bukan hanya hiburan semata, melainkan juga jembatan budaya yang memperluas wawasan dan mempererat hubungan lintas negara. Bagi Generasi Z, drama Korea telah menjadi simbol ekspresi diri, gaya hidup, dan cara baru memahami dunia melalui lensa budaya populer.

Penulis: Nadia Bilqis Salsabila

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut