get app
inews
Aa Text
Read Next : Di Hadapan Guru NU, Kiai Asep Serukan Kebangkitan Pergunu

Mayoritas Perokok, Ketua Ansor Jatim : Warga NU Penyumbang Cukai Terbesar

Minggu, 09 November 2025 | 12:18 WIB
header img
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril. (Foto/ist).

MALANG, iNewsSurabaya.id - Ketua PW GP Ansor Jawa Timur (Jatim), Musaffa Safril menyebut, perokok terbesar di Indonesia adalah warga Nahdlatul Ulama (NU) yang di dalamnya juga termasuk kader Ansor. 

“Maka artinya, kita ini sebenarnya investor utama pendapatan negara dari cukai tembakau. Tapi ironisnya, petani yang menanam tembakau justru belum menikmati kesejahteraan yang layak,” ucap Musaffa saat pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) GP Ansor Jatim yang digelar di Kota Malang, Sabtu (8/11/2025).

Dengan nada reflektif, ia menyampaikan bahwa hal ini seharusnya menjadi kesadaran bersama tentang kontribusi nyata warga NU terhadap perekonomian negara. Ia menyoroti fakta bahwa penerimaan negara dari cukai hasil tembakau pada tahun 2024 mencapai Rp216,9 triliun, melampaui pendapatan negara dari sektor migas maupun dividen BUMN.

“Tahun 2024, penerimaan negara dari cukai hasil tembakau mencapai Rp 216,9 triliun angka yang mengungguli migas dan BUMN. Dan lebih dari separuhnya disumbang oleh Jatim,” ungkapnya.

Musaffa kemudian memaparkan tiga sektor utama penyumbang pendapatan negara. Diantaranya, Cukai Hasil Tembakau (CHT) Rp216,9 triliun, Sumber Daya Alam (Migas dan Non Migas) Rp207 triliun dan Dividen BUMN Rp85,8 triliun.

Menurutnya, kontribusi besar sektor tembakau belum sebanding dengan kesejahteraan para petani yang menjadi penopangnya. Ia menegaskan bahwa selama ini kebijakan pemerintah masih belum sepenuhnya berpihak pada petani.

Padahal mereka adalah fondasi utama dari industri yang menopang ratusan triliun rupiah pemasukan negara setiap tahunnya. “Ansor tidak boleh diam. Kita harus berdiri bersama para petani tembakau. Mereka adalah bagian penting dari kekuatan ekonomi bangsa, tapi sering kali paling terpinggirkan,” ujar Musaffa.

Karena itu, ia mengusulkan agar dibentuk forum khusus dalam Muskerwil untuk membahas isu tembakau secara mendalam dan menyusun langkah strategis Ansor ke depan. “Semangat Muskerwil Ansor Jatim adalah semangat keberpihakan. Kita harus memastikan kebijakan negara berpihak pada kesejahteraan petani, bukan hanya pada angka-angka pendapatan,” tegasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut