Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bhre Pamotan Raja Majapahit yang Hilang Ingatan dan Mati Tenggelam, Begini Kisah Tragisnya!
Advertisement . Scroll to see content

Malapetaka di Tanah Jawa dan Sumpah Sabda Palon

Rabu, 06 April 2022 | 07:05 WIB
  • author SM Said
Malapetaka di Tanah Jawa dan Sumpah Sabda Palon
Lukisan Sabdo Palon karya Iiq Gendhis. (Foto: Instagram)

Nama Sabda Palon juga disebut dalam Serat Jangka Jayabaya Pujangga Ronggowarsito. Dimana dia bersumpah akan muncul kembali sebagai ‘Pamomong tanah Jawa’ setelah 500 tahun runtuhnya kerajaan Majapahit. 

Sumpah itu dia sebutkan sebelum berpisah dengan Prabu Brawijaya V. Kedekatan sang penasihat spritual ini dengan Raja Brawijaya V akhirnya berakhir saat sang raja memutuskan untuk memeluk agama Islam. 

Salah satu syairnya atau pupuhnya memuat ramalan tentang kehancuran Islam di tanah Jawa dan adanya malapetaka pasca 500 tahun keruntuhan Majapahit

Dalam Serat Sabda Palon, ramalan kehancuran Islam ditulis dalam pupuh, Pepesthene nusa tekan janji, yen wus jangkep limang atus warsa, kepetung jaman Islame, musna bali marang ingsun, gami Budi madeg sawiji(Takdir nusa sampai kepada janji, jka sudah genap lima ratus tahun, terhitung zaman Islam, musnah kembali kepadaku, Agama Budi berdiri menjadi satu).

Selain itu dalam Serat Sabda Palon, kemunculannya akan ditandai dengan beberapa kejadian alam diantaranya meletusnya Gunung Merapi. 

Kula damel pratandha, pratandha tembayan mami hardi Mrapi yen wus jeblug mili lahar(saya akan membuat pertanda, sebagai janji teguh saya apabila gunung Merapi sudah meletus mengeluarkan lahar) ini disebutkan dalam pupuh 5. 

Editor: Ali Masduki

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut