get app
inews
Aa Text
Read Next : Profil Yuan Jodie, Mahasiswa Untag Surabaya Peraih Emas di SEA Games 2025, Berjuang Selama 15 Bulan

Terinspirasi Teknologi Drone UTHM, Untag Surabaya Siapkan Lompatan Riset Menuju WCU

Selasa, 02 Desember 2025 | 09:55 WIB
header img
Kunjungan Untag Surabaya ke UTHM Malaysia membuka peluang kerja sama riset drone dan peningkatan kualitas akademik. Langkah ini menguatkan target kampus menuju World Class University. Foto iNewsSurabaya/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id — Upaya Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya untuk menjadi World Class University (WCU) memasuki babak baru. Kampus Merah Putih ini tengah memperkuat jejaring internasional dan mengembangkan riset teknologi setelah melihat langsung berbagai inovasi di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Kunjungan akademik yang berlangsung pada 28–30 November 2025 itu memberikan pengalaman berharga bagi delegasi Untag Surabaya. Salah satu hal yang paling menyita perhatian adalah pengembangan teknologi drone di UTHM yang dinilai sangat potensial untuk diadopsi di Indonesia.

Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT, CLA., CISA., mengungkapkan kekagumannya terhadap model riset terapan di UTHM, terutama pengembangan drone yang sudah mendekati tahap produksi massal.

“Banyak sektor membutuhkan drone, baik untuk bisnis, pemetaan, maupun layanan publik. Teknologi seperti ini sangat relevan jika dikembangkan di Untag Surabaya,” ujar Supangat.


Kunjungan Untag Surabaya ke UTHM Malaysia membuka peluang kerja sama riset drone dan peningkatan kualitas akademik. Langkah ini menguatkan target kampus menuju World Class University. Foto iNewsSurabaya/arif

Selain drone, pihak kampus juga menaruh minat pada pengembangan perpustakaan digital dan sistem akademik modern yang telah diterapkan UTHM.

Kunjungan ke Malaysia ini menjadi momentum penting bagi Untag Surabaya untuk memperluas jaringan global. Kedua kampus sepakat menjalin kerja sama strategis dalam penelitian, akademik, dan pertukaran mahasiswa.

Supangat menegaskan bahwa reputasi internasional tidak hanya dibentuk oleh kualitas akademik, tetapi juga melalui visibilitas dan kolaborasi berkelanjutan.

“Kampus yang ingin meraih status World Class University harus kuat dalam reputasi, jaringan global, dan kolaborasi. Termasuk bagaimana kampus membangun komunikasi publik melalui media,” jelasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut