get app
inews
Aa Text
Read Next : Kereta Api Kian Diminati Turis Mancanegara

Turis Asing ke Jatim Tembus 283 Ribu, Warga Tiongkok Mendominasi

Jum'at, 05 Desember 2025 | 10:38 WIB
header img
Gunung bromo, salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Timur. (Foto/ist).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing ke Jawa Timur (Jatim) sepanjang Januari–Oktober 2025  naik tipis. 

Secara kumulatif selama periode tersebut, jumlah wisman yang masuk ke Jawa Timur mencapai 283.297 kunjungan. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang berjumlah 281.960 kunjungan atau naik 0,47 persen.

“Kenaikan ini menunjukkan pemulihan yang perlahan namun tetap positif. Kami berharap tren ini terus meningkat pada bulan-bulan berikutnya,” kata Kepala BPS Jatim, Zulkipli, Jumat (5/12/2025).

Sementara itu, pada bulan Oktober 2025 jumlah kunjungan wisman ke Jatim melalui pintu masuk  Juanda sebanyak 29.534 kunjungan. Jumlah itu turun 9,58 persen dibanding September 2025 sebanyak 32.664 kunjungan.

Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2024, jumlah tersebut naik 4,80 persen atau 1.352 kunjungan, dengan jumlah 28.182 kunjungan. “Diharapkan jumlah kunjungan wisman ke 

Jatim pada bulan-bulan berikutnya dapat mengalami peningkatan,” harap Zulkipli. 

Zulkipli memaparkan bahwa wisman dengan kewarganegaraan Tiongkok mendominasi kunjungan pada Oktober 2025, yakni sebanyak 9.798 kunjungan atau berkontribusi 33,18 persen dari total wisman. Disusul Malaysia sebanyak 6.687 kunjungan dan Singapura sebanyak 2.307 kunjungan.

Ia menambahkan bahwa kenaikan tertinggi secara bulanan terjadi pada wisman asal Thailand. Kunjungan dari Thailand naik 128,01 persen atau meningkat 457 kunjungan dibandingkan September 2025. “Secara tahunan juga meningkat 71,37 persen,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut