Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengamat Soroti Kunjungan Kerja Wapres Gibran ke Lokasi Karhutla dan Korban Keracunan MBG
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Komunikasi di Balik Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 27 Desember 2025 | 10:10 WIB
  • author Fahrezi Chandra
Krisis Komunikasi di Balik Program Makan Bergizi Gratis
Sejak awal digulirkan, MBG disambut dengan campuran optimisme dan skeptisisme. Namun, ketika implementasi di lapangan mulai batuk-batuk, pemerintah justru membiarkan bola liar. Foto: Nano Banana

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ibarat raksasa gagah yang gagap bicara. Sebagai kebijakan unggulan dengan anggaran triliunan rupiah, program ini meluncur bebas tanpa narasi tunggal yang konsisten. Di tengah polemik standar gizi yang tidak seragam, kendala logistik, hingga insiden keracunan siswa, publik dipaksa meraba-raba: siapa sebenarnya yang memegang kendali komunikasi program ini?

Keheningan satu pintu ini bukan sekadar masalah teknis administrasi, melainkan lubang menganga dalam manajemen kepercayaan publik.

Sejak awal digulirkan, MBG disambut dengan campuran optimisme dan skeptisisme. Namun, ketika implementasi di lapangan mulai batuk-batuk, pemerintah justru membiarkan bola liar informasi menggelinding tanpa arah.

Publik dipaksa menyaring serpihan informasi dari berbagai sumber yang tumpang tindih, terkadang dari Kantor Staf Presiden (KSP), Badan Gizi Nasional (BGN), atau melalui pernyataan parsial para menteri terkait.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut