Wali Kota Rombak 69 Jabatan Pemkot Surabaya, Disbudporapar Dikosongkan: Ada Apa?
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Awal tahun 2026 menjadi penanda babak baru di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan langkah berani dengan merombak besar-besaran struktur birokrasi. Sebanyak 69 pejabat strategis diputar posisinya dalam satu momentum pelantikan yang digelar di Graha Sawunggaling, Jumat (2/1/2026).
Rotasi ini bukan sekadar formalitas tahunan. Di baliknya, tersimpan pesan tegas tentang perubahan cara kerja birokrasi, transparansi, dan tuntutan kinerja yang lebih terukur. Salah satu sorotan publik adalah dipindahkannya Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, yang kini dipercaya menempati posisi Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga.
Menariknya, jabatan Kepala Disbudporapar justru dibiarkan kosong sementara waktu. Pemkot Surabaya memilih menunggu figur yang benar-benar tepat untuk memimpin sektor olahraga dan pariwisata—dua bidang yang dinilai memiliki peran besar dalam wajah kota dan kebanggaan warga.
Di tengah rotasi besar tersebut, dua posisi penting akhirnya memiliki nahkoda definitif. Lasidi resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sementara Iman Kristian Maharhandono dipercaya memimpin Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP).
Pelantikan ini melibatkan pejabat dari berbagai jenjang, mulai dari Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Fungsional Penyetaraan, yang seluruhnya diambil sumpah jabatannya langsung oleh Wali Kota Surabaya.
Editor : Arif Ardliyanto