Harga Emas Terus Naik, Pegadaian Area Surabaya 1 Bidik OSL Rp3,6 Triliun di 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kilau emas kembali memikat perhatian masyarakat. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik yang belum mereda, logam mulia justru tampil sebagai primadona baru. Harga emas dunia terus menunjukkan tren naik dan diperkirakan masih akan bertahan setidaknya hingga enam bulan ke depan.
Kondisi ini tidak luput dari perhatian PT Pegadaian, perusahaan gadai milik negara yang selama ini dikenal dekat dengan kebutuhan masyarakat. Di Surabaya, optimisme itu diterjemahkan ke dalam target besar. Pegadaian Area Surabaya 1 mematok Outstanding Loan (OSL) sebesar Rp3,6 triliun pada tahun 2026, naik signifikan dibanding capaian tahun sebelumnya.
Target tersebut bukan sekadar angka. Sepanjang 2025, Pegadaian Area Surabaya 1 mencatatkan kinerja impresif. Hingga 31 Desember 2025, total OSL berhasil menembus Rp2,7 triliun, tumbuh 50,74 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp1,8 triliun.
Kepala Departemen Pegadaian Area Surabaya 1, Adi Prasetyo, menyebut capaian itu menjadi fondasi kuat untuk menatap 2026 dengan penuh keyakinan.
“Pertumbuhan lebih dari 50 persen di 2025 menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat. Ini menjadi modal utama kami untuk mengejar target OSL Rp3,6 triliun di 2026,” ujar Adi.
Selama ini, bisnis inti gadai masih menjadi tulang punggung Pegadaian. Namun, satu sektor mulai mencuri perhatian: bisnis emas. Di tengah tren kenaikan harga, emas justru menjelma menjadi motor baru pertumbuhan.
Editor : Arif Ardliyanto