get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolda Jatim Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada 2.684 Personel

Percepat Swasembada Gula, Ditjenbun–PT SGN Gandeng Polda Jatim

Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:13 WIB
header img
Kunjungan kerja Dirjenbun RI bersama manajemen PT SGN ke Polda Jatim dalam rangka koordinasi percepatan CPCL 2026 di Jatim. Foto : Surabaya.iNews.id/istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) melakukan kunjungan kerja ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim).

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor terkait akselerasi program Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) Tahun 2026 guna mendukung percepatan Swasembada Gula Nasional.

Kunjungan kerja tersebut merupakan langkah PT SGN dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program pengembangan areal tebu, sekaligus pengamanan proses pendataan dan penetapan CPCL di Jatim, yang merupakan salah satu sentra utama produksi gula nasional.

Dalam pertemuan itu, jajaran Ditjenbun, PT SGN, dan Polda Jatim membahas penguatan sinergi. Khususnya dalam aspek pengawasan, mitigasi potensi konflik lahan, serta dukungan keamanan terhadap pelaksanaan program CPCL agar berjalan transparan, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementan RI, Abdul Roni Angkat, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam menyukseskan agenda strategis nasional di sektor pergulaan. Menurutnya, program akselerasi CPCL 2026 merupakan bagian integral dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya untuk komoditas strategis gula.

“Untuk itu diperlukan dukungan dan sinergi lintas sektor. Termasuk dengan Polda Jatim agar seluruh tahapan program dapat berjalan efektif, akuntabel, serta memberikan kepastian bagi petani dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, mengatakan, koordinasi dengan aparat kepolisian bertujuan menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan industri gula nasional. Ia menegaskan bahwa percepatan CPCL 2026 tidak hanya menyangkut aspek administrasi dan teknis, tetapi juga membutuhkan jaminan keamanan di lapangan.

“Kepastian keamanan sangat penting agar proses pendataan, penetapan lahan, hingga aktivitas persiapan tanam dapat berjalan tanpa hambatan,” katanya.

Polda Jatim menyambut baik kunjungan dan koordinasi tersebut serta menyatakan komitmennya untuk mendukung program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pembangunan sektor pertanian.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut