get app
inews
Aa Text
Read Next : Kolaborasi Kreatif Dunia Industri dan SMK Ketintang, Siswa Unjuk Bakat di Lomba Antar Ekskul

Cara Unik Siswa SMK Ketintang Belajar Jurnalistik, Praktik Langsung di KBS dan Menulis Kejadian

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:45 WIB
header img
Pembelajaran jurnalistik SMK Ketintang Surabaya dikemas dengan outdoor learning bersama Redaktur iNews Surabaya, menekankan pemahaman 5W+1H dan praktik langsung di lapangan. Foto Surabaya.iNews.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana belajar para siswa SMK Ketintang Surabaya pagi itu terasa berbeda. Tanpa ruang kelas dan papan tulis besar, puluhan calon jurnalis muda justru memulai pelajaran jurnalistik dengan langkah kaki dan rasa ingin tahu yang besar.

Melalui metode outdoor learning, para siswa mendapatkan pembelajaran jurnalistik dasar langsung dari Redaktur Pelaksana iNews Surabaya, Lukman Hakim, dengan lokasi praktik di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Sejak pagi hari, kegiatan diawali dengan berjalan kaki dari sekolah menuju Terminal Joyoboyo untuk sarapan bersama, sebelum melanjutkan perjalanan ke KBS.

Di lokasi, Lukman menekankan pentingnya penguasaan rumus 5W+1H sebagai fondasi utama dalam menulis berita. Menurutnya, kemampuan merangkai informasi dengan jelas dan runtut berawal dari pemahaman dasar tersebut.

“Dalam pembelajaran ini kami memang fokus ke hal-hal paling mendasar. Jurnalis pemula harus paham 5W+1H supaya arah tulisannya jelas. Kalau dasarnya kuat, hasil tulisannya juga akan lebih maksimal,” ujar Lukman.


Pembelajaran jurnalistik SMK Ketintang Surabaya dikemas dengan outdoor learning bersama Redaktur iNews Surabaya, menekankan pemahaman 5W+1H dan praktik langsung di lapangan. Foto Surabaya.iNews.id/arif

Tak sekadar teori, para siswa diajak mengamati langsung aktivitas di sekitar KBS, mencatat peristiwa, suasana, hingga interaksi yang terjadi, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan jurnalistik. Pendekatan ini diharapkan mampu melatih kepekaan siswa terhadap lingkungan dan peristiwa sehari-hari.

Menurut Lukman, belajar di luar kelas membuat siswa lebih mudah memahami praktik jurnalistik yang sesungguhnya. Mereka tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar melihat, mendengar, dan merasakan sebuah peristiwa sebelum menjadikannya berita.

“Saya berharap pembelajaran ini membawa manfaat dan berkah. Anak-anak bisa mengambil sisi positifnya, lalu ke depan semakin produktif membuat konten maupun karya jurnalistik,” tambahnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut