Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, Siswa di Surabaya Ini Digembleng 7 Hari 6 Malam di Pare Kediri
Dengan sistem pembelajaran yang interaktif dan tutor yang komunikatif, siswa mulai terbiasa menggunakan kosakata sehari-hari. Lingkungan asrama (dorm) juga mendorong mereka tetap berkomunikasi dalam bahasa Inggris di luar jam kelas.
Sekolah memilih Briliant English Course karena fasilitasnya dinilai memadai, mulai dari ruang belajar, asrama yang nyaman, hingga lingkungan yang asri dan mendukung konsentrasi belajar.
“Tutornya ramah dan metode pengajarannya sederhana sehingga anak-anak lebih cepat memahami materi. Mereka dibiasakan menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari,” tambah Hanny.
Menariknya, program Living Study 2026 tidak hanya fokus pada kemampuan bahasa. Siswa juga diajak mengunjungi Candi Tegowangi, situs peninggalan Kerajaan Majapahit abad ke-14.
Kunjungan ini menjadi momen refleksi bahwa belajar bahasa asing tidak berarti melupakan akar budaya sendiri. Justru, dengan menguasai bahasa Inggris, siswa diharapkan mampu memperkenalkan sejarah dan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.
Selama tujuh hari, para siswa juga belajar tentang disiplin, manajemen waktu, serta menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas. Hidup bersama teman-teman dalam satu lingkungan menuntut mereka untuk saling menghargai dan menjaga kebersamaan.
Pihak sekolah menilai, pengalaman ini menjadi pembelajaran karakter yang tak kalah penting dibandingkan materi akademik.
Melalui program English Camp di Kampung Inggris Pare ini, SMA Wijaya Putra Surabaya berharap para siswa tidak lagi merasa canggung berbicara dalam bahasa Inggris. Lebih dari itu, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Program Living Study 2026 pun ditutup dengan sesi penutupan sederhana namun penuh kesan, menandai perjalanan tujuh hari yang bukan hanya tentang belajar bahasa, tetapi juga tentang proses bertumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri.
Penulis:
Winda, Jurnalis SMA Wijaya Putra
Editor : Arif Ardliyanto