Tak Kuasa Tahan Air Mata, 33 Purna Guru SMAN Surabaya Terima Tali Asih Alumni yang Tidak Dibayangkan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Suasana haru menyelimuti Masjid Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM), Jalan Medokan Semampir, Surabaya. Sebanyak 33 purna guru SMAN 5 Surabaya tak kuasa menahan air mata saat menerima tali asih dari mantan murid-muridnya yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni SMAN 5 Surabaya (Ikasmanca).
Momentum ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Ramadan Berkah 1447 Hijriah yang digelar alumni SMAN 5 Surabaya atau yang akrab disebut Smala. Bukan sekadar seremoni, kegiatan tersebut menghadirkan kembali ikatan batin antara guru dan murid yang telah terjalin puluhan tahun.
Bagi para purna guru, perhatian itu bukan hanya soal bantuan materi. Lebih dari itu, ada rasa dihargai dan diingat oleh anak-anak didik yang kini telah berkiprah di berbagai bidang.
Ketua Panitia Ramadan Berkah 1447 H, dr. Ida Widyastuti, Sp.DVE—yang akrab disapa Ning Ida—mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata rasa terima kasih alumni kepada para pendidik.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berbagi dengan 33 purna guru dan 15 anak yatim. Ini bukan hanya tentang santunan, tetapi tentang menghormati jasa guru dan menumbuhkan kepedulian kepada generasi penerus,” ujarnya.
Tak berhenti di Surabaya, semangat berbagi juga menjangkau wilayah lain. Ikasmanca melalui komunitas otomotifnya, Ikasmanca Automotive Community (IAC), menyalurkan tali asih dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 75 lansia di panti jompo kawasan Menganti, Gresik.
Editor : Arif Ardliyanto