Persiapan ke Tanah Suci Tak Hanya Spiritual, Aspek Finansial Juga Penting
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bank Muamalat Indonesia Region Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim Bali Nusra) menggelar Muamalah Executive Class yang mengupas perjalanan finansial sekaligus spiritual menuju Baitullah.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel Surabaya tersebut menghadirkan Praktisi sekaligus Pakar Perencanaan Keuangan Syariah, Dr. Bambang Tutuko, CFP., IFP.
Region Head Bank Muamalat Jatim Bali Nusra, Dr. Wisnu Satria Bharata, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program SERAMBI (Semarak Ramadhan Berbagi Ilmu) yang diinisiasi Bank Muamalat bersama Muamalat Institute, Baitulmaal Muamalat, dan DPLK Syariah Muamalat.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi spiritual bagi nasabah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus memberikan ruang refleksi spiritual, sehingga masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan ibadah dengan lebih tenang dan bermakna,” ujar Wisnu, Jumat (13/3/2026).
Ia menegaskan, perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, finansial, dan perencanaan hidup yang matang.
“Melalui Muamalah Executive Class ini, kami ingin menghadirkan perspektif yang lebih utuh tentang bagaimana mempersiapkan perjalanan tersebut dengan ketenangan dan keberkahan,” tambahnya.
Dalam sesi utama, Dr. Bambang Tutuko mengajak peserta memahami pentingnya perencanaan finansial yang bijak sebagai bagian dari ikhtiar spiritual menuju ibadah haji dan umrah.
Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah dapat membantu umat Muslim merencanakan perjalanan ibadah secara berkelanjutan tanpa mengganggu stabilitas finansial keluarga.
Selain edukasi finansial, acara juga menghadirkan Shafira Experience Session yang disampaikan CEO Shafira Tour & Travel, Danisa Saviera, yang berbagi pengalaman serta perspektif mengenai persiapan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Menurut Danisa, persiapan menuju Tanah Suci harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi spiritual dan mental, tetapi juga kesiapan finansial.
“Ibadah ke Tanah Suci membutuhkan persiapan yang matang. Tidak hanya mental dan spiritual, tetapi juga finansial agar perjalanan ibadah dapat dijalani dengan tenang dan penuh keberkahan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Muamalah Executive Class memberikan edukasi penting bagi masyarakat, khususnya terkait pengelolaan keuangan dalam merencanakan ibadah.
“Undangan ke Tanah Suci bukan hanya bagi yang mampu, tetapi bagaimana seseorang memampukan diri ketika mendapatkan panggilan tersebut,” tandas Danisa.
Editor : Arif Ardliyanto