145 Rumah Layak Huni Dibangun di Desa Campurejo Gresik, Target Selesai Mei 2026
Untuk menghadirkan hunian yang lebih layak, pemerintah memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai sumber pembiayaan utama. Namun karena keterbatasan anggaran, tidak semua rumah dapat terakomodasi sepenuhnya.
“Ada sekitar 21 rumah yang membutuhkan dukungan tambahan. Karena itu kami bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia untuk membantu mewujudkan pembangunan tersebut,” jelas Amudi.
Kolaborasi tersebut disambut positif oleh Habitat for Humanity Indonesia, organisasi non-profit yang selama ini fokus pada penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Project Coordinator Habitat for Humanity Indonesia, Rudhi Virgarius, menilai komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menata kawasan permukiman patut diapresiasi.
“Upaya pemerintah daerah sangat baik karena melibatkan banyak pihak. Tujuannya bukan hanya membangun rumah, tetapi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi warga,” kata Rudhi.
Menurutnya, kolaborasi semacam ini membuat masyarakat merasakan perubahan nyata, seolah tinggal di kawasan perumahan dengan lingkungan yang lebih tertata.
Sejak 2015 hingga 2025, Habitat for Humanity Indonesia telah memberikan berbagai layanan kepada sekitar 8.000 individu di Kecamatan Wringinanom. Program tersebut tersebar di beberapa desa, seperti Kesambenkulon, Mondoluko, dan Sooko.
Dalam kurun waktu tersebut, organisasi ini berhasil membangun 1.583 hunian baru, membantu 1.065 keluarga mendapatkan akses air bersih, serta melakukan renovasi terhadap 100 rumah agar menjadi lebih layak dihuni.
Untuk mendukung pembangunan rumah yang belum tercakup dalam anggaran DAK, Habitat juga menggandeng sejumlah mitra, salah satunya PT Trilliun Group.
“Kerja sama dengan Trilliun Group sebelumnya juga berjalan sukses di Desa Randuboto dan programnya masih terus berlanjut hingga sekarang,” ungkap Rudhi.
Project Leader Trilliun Group, Maxwell Prijadi, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
“Hunian yang baik akan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Karena itu kami menyalurkan bantuan berupa produk pipa, plumbing, dan sanitary untuk mendukung pembangunan rumah warga,” jelas Maxwell.
Selain itu, PT Persada Utama Globalindo, produsen produk UNNU, juga turut memberikan dukungan melalui bantuan berbagai aksesori plumbing seperti kran dan floor drain.
Dengan kolaborasi berbagai pihak, pembangunan rumah layak huni di Desa Campurejo diharapkan tidak hanya menghadirkan tempat tinggal baru, tetapi juga membuka babak kehidupan yang lebih sehat, aman, dan bermartabat bagi ratusan keluarga di desa tersebut.
Editor : Arif Ardliyanto