get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Campak di Pamekasan Melonjak, Ini Penyebab yang Ditemukan

Kasus Oknum Agen Pegadaian Pamekasan, Perusahaan Janjikan Penyelesaian

Senin, 16 Maret 2026 | 11:20 WIB
header img
Pegadaian memastikan penyelesaian kasus dugaan penipuan oknum agen di Pamekasan. Puluhan korban mendapat kepastian sekaligus bantuan sembako di bulan Ramadan. (Foto: Istimewa).

PAMEKASAN, iNewsSurabaya.id – Kepercayaan masyarakat terhadap layanan gadai sempat terusik setelah muncul dugaan penipuan yang melibatkan oknum agen Pegadaian di Kabupaten Pamekasan, Madura. Sejumlah nasabah mengaku mengalami kerugian akibat ulah seorang agen bernama Hozizah yang diduga menyalahgunakan kepercayaan mereka.

Keresahan para nasabah tersebut sempat memuncak hingga puluhan korban mendatangi Kantor Cabang Pegadaian Pamekasan untuk meminta kejelasan atas dana yang mereka serahkan. Namun, suasana yang awalnya penuh kekhawatiran akhirnya berubah menjadi lebih tenang setelah pihak Pegadaian membuka ruang dialog dan komunikasi langsung dengan para korban.

Pegadaian Syariah Area Madura memastikan akan menuntaskan permasalahan tersebut sekaligus memberikan kepastian penyelesaian bagi para nasabah yang terdampak.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pamekasan, Anwar Hidayat, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan kepada korban agar proses penyelesaian berjalan secara transparan dan sesuai kesepakatan bersama.

“Alhamdulillah hari ini sudah ada kesepakatan bersama sehingga para korban bisa merasa lebih tenang. Kami akan terus menjaga komunikasi dan mendampingi proses penyelesaian agar berjalan sesuai komitmen yang telah disepakati,” ujar Anwar.

Tidak hanya fokus pada penyelesaian persoalan, Pegadaian juga menunjukkan kepedulian sosial kepada para korban. Di tengah suasana Ramadan, perusahaan menyalurkan paket sembako sebagai bentuk empati sekaligus upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Menurut Anwar, momentum bulan suci menjadi pengingat bagi Pegadaian untuk terus memperkuat nilai kepedulian terhadap masyarakat.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu para korban sekaligus menjadi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, menegaskan bahwa kepercayaan nasabah merupakan prioritas utama yang harus dijaga.

Dia memastikan perusahaan akan bertanggung jawab dan menyelesaikan persoalan tersebut melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat. Proses penyelesaian kasus ini akan dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab,” ujar Ahmad Zaenudin.

Dia juga mengapresiasi sikap para korban yang memilih jalur dialog sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara kondusif tanpa memperkeruh situasi.

Bagi para korban, langkah komunikasi terbuka yang dilakukan Pegadaian menjadi angin segar setelah sempat dihantui ketidakpastian. Mereka berharap proses penyelesaian kerugian benar-benar berjalan sesuai kesepakatan dan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan terhadap agen, meningkatkan kualitas pelayanan, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian Syariah.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut