get app
inews
Aa Text
Read Next : Modus Penipuan File .APK Marak Jelang Lebaran, Kenali Ciri Pesan Penipuan

Aktivitas Ekonomi Jawa Timur Mulai Menggeliat, Transaksi Naik Jelang Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 | 21:40 WIB
header img
Regional Business Partner Head Region VIII Jawa 3 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Theresia Pratiwi Hestari. Foto : Lukman Hakim

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Aktivitas ekonomi masyarakat di Jawa Timur mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini terlihat dari meningkatnya mobilitas masyarakat serta ramainya pusat-pusat perbelanjaan, terutama pada akhir pekan.

Regional Business Partner Head Region VIII Jawa 3 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Theresia Pratiwi Hestari mengatakan, lonjakan aktivitas tersebut menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Setiap akhir pekan, pusat perbelanjaan sudah mulai dipadati masyarakat. Mobilitas antar kota juga meningkat. Bahkan minggu ini sudah ada lonjakan sekitar 20 persen,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, tren tersebut menunjukkan bahwa perekonomian di Jawa Timur mulai bergerak, meski masih berada di awal periode Ramadan. Peningkatan konsumsi masyarakat juga diperkirakan akan berdampak pada perputaran sektor riil, termasuk transportasi, logistik, dan sistem pembayaran.

“Dengan meningkatnya aktivitas konsumsi, tentu akan mendorong sektor ekonomi riil, jasa transportasi, logistik, hingga infrastruktur pembayaran,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama Ramadan dan Lebaran, Bank Mandiri telah menyiapkan kebutuhan uang tunai dalam jumlah besar. Theresia menyebut, pihaknya mengalokasikan dana sekitar Rp3 triliun untuk pengisian ATM dan CRM.

“Kami sudah menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp3 triliun untuk periode satu bulan sebelum Lebaran, mulai 24 Februari hingga 20 Maret,” ungkapnya.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp2,8 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan proyeksi membaiknya aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain penyediaan uang tunai, Bank Mandiri juga terus mendorong penggunaan transaksi digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Saat ini, sekitar 60 persen transaksi nasabah telah beralih ke platform digital tersebut.

“Sekitar 60 persen transaksi sudah shifting ke Livin’. Ini memberikan kemudahan bagi nasabah, terutama saat libur Lebaran ketika operasional kantor cabang terbatas,” terangnya.

Theresia menambahkan, berbagai kanal pembayaran non-tunai seperti QRIS, EDC, hingga ATM dan CRM juga telah disiapkan untuk memastikan kelancaran transaksi masyarakat selama periode libur panjang.

“Dengan digitalisasi, masyarakat tidak perlu khawatir karena transaksi tetap bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut