get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan 72 Ton Bawang Bombai Ilegal

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04 WIB
header img
Bos Djarum Bambang Hartono meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3/2026). (Foto: Forbes)

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Pebisnis sukses Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada usia 87 tahun, Kamis (19/3/2026). Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.15 waktu Singapura.

Kabar duka ini dibenarkan melalui pernyataan resmi keluarga besar Djarum. “Keluarga Besar PT Djarum berduka cita atas wafatnya Bapak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” demikian keterangan yang diterima iNews.id.

Sebelumnya, kabar wafatnya Michael juga disampaikan oleh pendiri Kaskus, Andrew Darwis melalui akun X miliknya. “Berita duka cita. Telah wafat dengan tenang, Bapak Michael Bambang Hartono pada 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura. Rest in peace,” tulisnya.

Hingga kini, pihak keluarga belum menyampaikan penyebab pasti meninggalnya Michael Bambang Hartono. Namun semasa hidup, ia diketahui pernah mengidap penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta serangan jantung.

Dalam sebuah tayangan YouTube bersama Aam Bastaman, Michael mengungkapkan kondisi kesehatannya tersebut. “Ada dua penyakit, COPD (PPOK) dan serangan jantung,” ujar Michael semasa hidup, dikutip Kamis (19/3/2026).

PPOK atau COPD merupakan penyakit paru kronis yang bersifat progresif. Kondisi ini menyebabkan peradangan jangka panjang pada paru-paru, penyempitan saluran napas, serta kerusakan permanen yang membuat penderitanya mengalami kesulitan bernapas.

Praktisi kesehatan Dicky Budiman menjelaskan, kebiasaan merokok meningkatkan risiko PPOK sekitar 20–30 persen. Namun, risiko lebih tinggi justru dialami perokok pasif. 

Menurutnya, merokok dapat memicu inflamasi kronis, merusak struktur paru, serta mempercepat penurunan fungsi paru. “Mereka yang terpapar asap rokok memiliki risiko PPOK hingga 70–90 persen,” ujarnya.

Sebagai informasi, Michael Bambang Hartono bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, dikenal sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes, dengan total kekayaan mencapai 43,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp743 triliun.

Michael merupakan tokoh berpengaruh dalam dunia bisnis nasional. Bersama sang adik, ia membangun kerajaan bisnis yang berawal dari industri rokok hingga merambah ke sektor perbankan dan teknologi.

Lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 2 Oktober 1939, Michael adalah putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum. Perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Setelah sang ayah wafat pada 1963, Michael dan adiknya harus melanjutkan usaha keluarga di tengah kondisi yang belum stabil. Bahkan, Djarum sempat mengalami masa sulit.

Namun, berkat strategi bisnis yang kuat, keduanya berhasil membangkitkan perusahaan hingga berkembang menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut