Warga Surabaya Tetap Bisa Berobat meski Libur Lebaran, Ini Jaminan Pemkot
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah suasana hangat Hari Raya Idulfitri, ketika sebagian besar aktivitas melambat dan kantor-kantor tutup, ada satu hal yang tetap berjalan tanpa henti di Kota Pahlawan: pelayanan kesehatan.
Bagi warga Surabaya yang membutuhkan pengobatan saat libur Lebaran, rasa khawatir kini tak perlu lagi menghantui. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan fasilitas kesehatan tetap siaga, memberikan layanan bagi siapa pun yang membutuhkan, kapan pun diperlukan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi kebutuhan masyarakat jauh hari sebelum libur panjang dimulai. Salah satunya dengan menyiapkan sistem piket bagi seluruh perangkat daerah.
“Rumah sakit tetap beroperasi seperti biasa. Beberapa puskesmas juga menyiagakan petugas, jadi masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan selama libur Lebaran,” ujar Fikser.
Di balik kesiapan itu, ada pengaturan yang tak sederhana. Sistem piket disusun berjenjang, mulai dari tingkat kota hingga wilayah terkecil. Para pejabat struktural dijadwalkan bergantian menjadi penanggung jawab, memastikan roda pelayanan publik tetap berjalan meski dalam suasana libur.
Tak hanya di level kota, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengambil peran. Kepala dinas, camat, hingga lurah turut menyusun jadwal petugas yang akan tetap berjaga.
“Semua sudah diatur. Setiap OPD memiliki petugas yang tetap standby selama libur Lebaran,” tambahnya.
Komitmen ini bukan sekadar formalitas. Di lapangan, berbagai layanan penting tetap bergerak. Petugas pemadam kebakaran tetap siaga menghadapi potensi kebakaran, sementara Satpol PP dan dinas terkait lainnya bekerja dalam sistem shift untuk menjaga ketertiban dan keamanan kota.
Meski sebagian kendaraan dinas ditarik selama libur, Pemkot memastikan kendaraan operasional tetap tersedia untuk mendukung pelayanan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.
Bagi warga, kehadiran layanan ini menjadi jaring pengaman di tengah momen kebersamaan keluarga. Sebab, sakit atau keadaan darurat bisa datang tanpa mengenal waktu—termasuk saat Lebaran.
Dengan kesiapsiagaan ini, Pemkot Surabaya berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang, tanpa rasa khawatir terhadap akses layanan penting.
“Yang terpenting, masyarakat tetap merasa aman dan terlayani, meski sedang dalam masa libur panjang,” pungkas Fikser.
Editor : Arif Ardliyanto